Breaking News:

Pedagang Pajak Gambir Tembung Digusur Satpol PP

Pantauan Tribun-Medan, drainase tidak lagi berfungsi dengan baik, karena banyak tumpukan sampah yang membuat aliran air tersumbat.

Almazmur / Tribun Medan
Aktivitas pedagang Pajak Gambir Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan setelah digusur untuk normalisasi drainase, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekitar pukul 05.00 WIB, Satpol PP, TNI dan petugas Polisi menggusur para pedagang yang berjualan di atas drainase di Jalan Pajak Gambir Tembung.

Kegiatan itu dilakukan untuk menormalisasi drainase di Jalan Gambir Tembung.

Pantauan Tribun-Medan, drainase tidak lagi berfungsi dengan baik, karena banyak tumpukan sampah yang membuat aliran air tersumbat.

Karena penggusuran itu, banyak pedagang yang mengeluh karena dari pagi sampai siang tidak bisa jualan karena adanya kegiatan normalisasi drainase.

"Kita baru buka sore sekitar jam 3 tadi, karena dari pagi tidak bisa jualan. Tadi satpol PP bersihkan parit-parit ini, pakai alat berat juga. Kalau masih ada mereka bagaimana kami mau jualan, pasti dilarang lah jualan di pinggir ini," ujar Syapii Nasution, Pedagang Ikan di Pajak Gambir, Kamis (8/4/2021).

Ia mengatakan, biasanya perhari ikannya habis dibeli sebanyak 4 box. Hari ini cuma habis 1 box lebih. Ia mengaku penghasilannya hari ini sangat jauh berkurang.

Syapii juga tidak berani memesan ikan yang biasanya dipesan dari Aceh. Karena ikannya hari ini saja belum habis, masih ada sekitar 2 box lebih lagi.

"Sebenarnya siang sekitar jam 1 udah pulang mereka (para petugas). Tapi kan siang mana bisa kami jualan di sini, ikannya kena panas lah, udah tidak segar lagi nanti. Kalau sebelumnya ada tenda kami buat di atas parit ini, jadi bisa jualan kalau siang," kata Syapii.

Pedagang lainnya, Nurul juga mengatakan, hari ini keuntungannya tidak seperti hari-hari kemarin. Karena ia baru mulai jualan pukul 15.00 WIB.

"Tengoklah sayur-sayurku ini, biasanya jam segini udah tinggal sedikit lagi, bahkan bisa habis. Tengoklah ini masih banyak kan. Besok mana bagus lagi ini, udah layu kena panas," kata Nurul.

Pantauan Tribun-Medan, masih banyak pedagang yang nekat berjualan di pinggiran drainase karena tidak punya tempat untuk jualan.

Saat ini kondisi Jalan Pajak Gambir sangat kotor dan becek, karena aktivitas normalisasi drainase. Terlihat juga beberapa pedagang masih saja membuang sampah di drainase yang baru saja dibersihkan.

Menurut informasi dari pedagang dan penjaga keamanan pasar, besok kegiatan penggusuran dan normalisasi drainase di Jalan Pajak Gambir akan dilakukan lagi mulai pagi hari.

Para pedagang berharap ada solusi terbaik agar drainase bersih dan mereka bisa berjualan lagi seperti biasanya.

(cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved