Breaking News:

Satpol PP Acak-acak Lapak Pedagang Pajak Gambir, Semua Barang Diangkut ke Truk

Petugas Satpol PP Pemkab Deliserdang menyasar lapak pedagang Pajak Gambir. Semua barang pedagang diangkut ke atas truk

HO
Petugas Satpol PP Pemkab Deliserdang saat mengacak-acak lapak pedagang di Pajak Gambir, Pasar 8, Kecamatan Percut Seituan, Kamis (7/4/2021). Upaya ini dilakukan karena lapak pedagang tersebut mengganggu ketertiban.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM--Petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Deliserdang mengacak-acak lapak pedagang yang berjualan di Pajak Gambir, Pasar 8, Kecamatan Percut Seituan.

Semua barang pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan, diangkut ke atas truk.

Mulai daru kayu, tenda hingga terpal-terpal yang dijadikan atap ikut diambil paksa petugas.

Baca juga: Satpol PP Turunkan Alat Berat saat Penertiban Reklame di Kesawan Kota Medan

Menurut Camat Percut Seituan Khairul Azman, tindakan ini dilakukan dalam rangka menertibkan lapak pedagang yang berada di atas parit dan pinggir jalan.

Sebab, kata Khairul, keberadaan lapak pedagang itu justru mengganggu ketertiban umum. 

"Kita ketahui bersama, pedagang di Pasar 8 memakai badan jalan dan juga menutupi parit untuk berjualan, sehingga hal ini menggangu ketertiban umum dan pengguna jalan lainnya," kata Khairul Azman, Kamis (8/4/2021) siang.

Baca juga: Warga Mengeluh, Anggota Satpol PP Bertindak Arogan Obrak-abrik Rumah Masyarakat Dikira Merampok

Dia mengatakan, penertiban sengaja dilakukan pagi-pagi buta.

Sejak pukul 04.00 WIB, petugas Satpol PP sudah standby di lokasi.

Sebab, pada jam-jam tersebut pedagang sudah mulai membuka lapak. 

"Awalnya kami sudah melakukan sosialisai dan mengimbau kepada masyarakat untuk membongkar tempat jualannya sendiri yang melanggar peraturan daerah ketertiban umum," kata Khariul.

Baca juga: Bikin Malu Satuan, Anggota Satpol PP Ini Tidur di Parit Diduga Mabuk Berat dan Ditemukan Jimat

Dia mengatakan, agar proses penertiban ini berjalan tanpa gangguan dan hambatan, pihak kecamatan dan Satpol PP menggandeng aparat kepolisian dan TNI. 

Lantaran ada pasukan berseragam, para pedagang ini cuma bisa pasrah saja melihat lapaknya diacak-acak dan disita petugas.(cr23/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved