Breaking News:

Gempa di Aceh Berkekuatan 4,1 SR, Guncangan Terasa hingga Madina Sumatera Utara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah I Medan menyampaikan bahwa terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4,1 SR pada hari ini, Jumat

Istimewa Logo BMKG via t r ibunlampung
BMKG 

TRIBUN-MEDAN.com, PANYABUNGAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah I Medan menyampaikan bahwa terjadi gempa bumi dengan kekuatan 4,1 SR pada hari ini, Jumat (9/4/2021) sekitar pukul 15.09 WIB.

Plt Kepala BMKG Wilayah I Medan Eridawati menyampaikan gempa tektonik berpusat di Aceh Barat Daya.

Namun, guncangan gempa terasa hingga di wilayah Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Pada Jumat, (9/4/2021) pukul 15:09:03 WIB, daerah Aceh Barat Daya diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,1 SR,” ujar Eridawati saat dikonfirmasi Tribun-medan.com pada Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Rumah Dinas tak Terawat, Bupati Darma Wijaya Ultimatum Pejabat Wajib Tinggal di Sergei

Baca juga: Sudah Ditinjau Bobby Nasution Tapi kok Jembatan Gang Mesjid Belum Diperbaiki? Warga Terheran-heran

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Semak-semak Kuburan China Delitua

Ia juga menuturkan bahwa episenter terletak pada koordinat 3,41 LU dan 96,90 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 kilometer Barat Daya Kabupaten Aceh Barat Daya pada kedalaman 28 kilometer.

Lanjutnya, gempa bumi diakibatkan oleh aktivitas subduksi yang berada di bagian Barat Pulau Sumatera.

“Jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi yang berada di bagian Barat Pulau Sumatera,” sambungnya.

Ia menguraikan seputar dampak gempa bumi tersebut.

“Berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di Panyabungan – Madina II MMI. Biasanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda ringan yang menggantung bergerak, misalnya lampu gantung,” lanjutnya.

Baca juga: Bandara Internasional Kualanamu Tak Melayani Penumpang Komersil dari Tanggal 6 Sampai 17 Mei 2021

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Marah Temukan Beras Tak Sesuai Takaran, Pedagang Langsung Keringat Dingin

Hingga pukul 15:35 WIB, ia mengatakan bahwa hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa tidak ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock).

Dengan demikian, ia menuturkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved