Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021, Pelindo 1, Pelni dan Kesyahbandaran Belawan Masih Koordinasi

Pelindo I Belawan, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan Kesyahbandran masih berkoordinasi untuk menyikapi kebijakan larangan mudik penumpang.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah penumpang menanti keberangkatan di Stasiun Kereta Api Medan, Sumatera Utara, Senin (3/6/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pihak pemerintah pusat resmi melarang masyarakat mudik pada momen Lebaran Mei 2021 mendatang.

Kebijakan pelarangan mudik ini dengan alasan menekan penyebaran Covid-19 dan program vaksinasi massal yang belum tuntas menyeluruh.

Menyikapi kebijakan itu, pihak penyedia akses mudik terkait lewat jalur laut, yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Belawan, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan Kesyahbandaran masih berkoordinasi untuk menyikapi kebijakan larangan mudik penumpang.

Humas PT Pelindo I, Fiona mengatakan pihaknya sebagai penanggungjawab pelabuhan masih berkoordinasi dengan pihak Pelni untuk aktivitas kapal.

"Soal jadwal kapal saya koordinasi dengan pihak PT Pelni dulu ya. Kalau kami tetap menyedikan pelabuhannya, kalau untuk kapal beroperasi atau tidak itu ada operatornya. Kami cek dulu ya data kapalnya apa ada masuk atau belum," kata Fiona kepada Tribun Medan, Jumat (9/4/2021).

Humas Kesyahbandaran Belawan, Jujur Panjaitan sebagai penyelenggaraan angkutan kapal di Belawan mengatakan hingga saat ini belum ada membahas angkutan untuk mudik Lebaran.

Ia menyebutkan belum menerima surat larangan mudik dari pemerintrah pusat untuk wilayah Belawan.

"Masalah angkutan Lebaran belum ada dibahas. Nanti nunggu surat Dirjen baru dibahas di wilayah. Hingga saat ini belum ada surat larangan mudiknya. Kalau sudah ada baru dibahas," jelas Jujur Panjaitan.

Diketahui, pemerintah pusat secara resmi melarang masyarakat untuk mudik pada Lebaran tahun ini.

Kebijakan ini telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

"Larangan ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat. Yang terakhir dan yang paling penting larangan mudik akan dimulai pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021," tutur Muhadjir dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/3/2021) silam.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Hasan Lessy mengatakan, Pelabuhan Merak tidak akan melayani penyebrangan orang di rute Merak-Bakauheni pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Kebijakan ini sesuai keputusan pemerintah pusat yang melarang mudik Lebaran tahun ini.

"Guna mencegah masyarakat yang melakukan mudik Lebaran, kita dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak tidak melayani penyeberangan orang pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021," kata Hasan kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

(Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved