Breaking News:

Penumpang Bus Sempati Star Melonjak Jelang Ramadan di Tengah Larangan Mudik Lebaran

Berdasarkan informasi dari Maimun, kini Sempati Star mengangkut 20 penumpang per bus setiap harinya menjelang Ramadan.

Kartika / Tribun Medan
Penumpang bus dari Pekanbaru saat tiba di terminal Bus Sempati Star, Senin (21/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah resmi kembali melarang mudik lebaran pada tahun 2021 yang tertuang di Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Tentunya, kebijakan ini memberikan pengaruh besar untuk bisnis moda transportasi Lintas kota yang seharusnya 'panen' besar saat menjelang lebaran.

"Jelas ini pengaruhnya akan ada penurunan nanti kedepannya pas lebaran nanti. Karena mulai dari sekarang sudah terdengar bahwasannya tidak bisa mudik," ungkap Pengelola Bus Sempati Star, Maimun, Jumat (9/4/2021).

Berdasarkan informasi dari Maimun, kini Sempati Star mengangkut 20 penumpang per bus setiap harinya menjelang Ramadan.

Jika dilihat dari grafik penumpang, penumpang mudik Sempati Star pada tahun 2020 sebanyak 300 penumpang, anjlok hingga 70 persen dari sebelumnya mencapai 1000an penumpang pada tahun 2019.

Namun, untuk tahun 2021 ini, Maimun memprediksi akan ada kenaikan sebelum momen lebaran. Hal ini ia katakan lantaran saat ini sudah mulai banyak penumpang berangkat mudik 'kepagian' saat awal Ramadan.

"Ini sepertinya lebih tinggi dan saat ini lagi membludak pada mudik untuk bulan puasa karena pas lebaran udah gak boleh. Ini kebanyakan pekerja yang mudik. Ini mereka bersiap-siap lah," ujarnya.

Dikatakan Maimun, penumpang terbanyak berangkat menuju Pekanbaru dan Jakarta yang kemudian disusul untuk keberangkatan Aceh.

"Kalau prediksi meningkat pas di pertengahan puasa udah mulai meningkat antisipasi mereka lah biar bisa pulkam walau bukan pas lebaran," kata Maimun.

Tak sembarangan terima penumpang, Maimun menjelaskan bahwa penumpang harus menunjukkan surat keterangan sehat dari instansi kesehatan sebagai syarat perjalanan. Selain itu, ia juga mengatakan setiap bus dilengkapi handsanitizer.

Cut Febrina, pegawai swasta di Medan ini ternyata bersiap membeli tiket untuk persiapan mudik ke Aceh pada hari Sabtu mendatang. Ia mengatakan mudik lebih awal agar dapat bersilahturahmi kepada sanak keluarganya.

"Kalau libur pas lebaran bakal kena sanksi sama bos. Jadi ini berangkat besok pulang hari Senin atau Selasa biar bisa jumpa orangtua dulu. Tahun lalu gak bisa pulang sama sekali. Ya walau nanti gak bisa lebaran bersama, tapi setidaknya bisalah Ramadan pertama ngumpul kita. Terus berharap gak ada larangan-larangan lagi lah ya," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com) 

Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved