Breaking News:

Perkuat Digitalisasi di Pulau Sumatera, 154 Kabupaten Terlayani Internet Jaringan Fiber Optik Telkom

Dukungan agar potensi tersebut tergali dan membawa kemaslahatan bagi seluruh pihak termasuk bagi penyedia jasa layanan telekomunikasi

Tribun Medan
Kunjungan Senior Vice President (SVP) Corporate Communication & Investor Relation Telkom Indonesia Ahmad Reza (kiri) saat berkunjung ke kantor Tribun Medan, Selasa (6/4) bersama Pemimpin Perusahaan Tribun Medan Setiawan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyedia jasa layanan telekomunikasi semakin tumbuh pesat terlebih di tengah pandemi yang mewajibkan masyarakat beralih ke digitalisasi.

Terkait hal ini, perusahaan yang fokus bergerak di bidang Telekomunikasi dan ICT, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melihat potensi pertumbuhan bisnis digital di Pulau Sumatera harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar membawa banyak manfaat bagi masyarakat.

Dukungan agar potensi tersebut tergali dan membawa kemaslahatan bagi seluruh pihak termasuk bagi penyedia jasa layanan telekomunikasi.

Baca juga: 20 Tahun Tersimpan Rapat, Intip Potret Cantiknya Maudy Koesnaedi Nikahi Presdir Telkom Erik Meijer

Senior Vice President (SVP) Corporate Communication & Investor Relation, Ahmad Reza mengungkapkan bahwa saat ini Indihome, salah satu bisnis Telkom Indonesia telah terjaring di seluruh provinsi di Sumut. Untuk itu, ia ingin ke depannya agar Telkom dapat terus berkembang untuk dapat menjangkau daerah yang belum tersentuh atau berada di blank spot.

"Indihome ada dari Aceh hingga Papua, itu sebenarnya suatu simbol, kita ingin merapat lagi apa yang perlu dikembangkan lagi agar nantinya Indihome bisa dapat terjaring ke semua daerah. Terlebih saat pandemi ini semua orang kini sudah semakin kencang untuk digitalisasi," ungkap Reza saat berkunjung ke Kantor Tribun Medan didampingi Assistant Vice President (AVP) External Communication Telkom Rifa Herdian, dan Alfian dari Telkom Regional Sumatera.

Dalam pertemuan sebelumnya, Executive Vice President (EVP) Telkom Regional I Sumatera Machsus Kusuma Apriyono mengungkapkan bahwa pembangunan konektivitas digital begitu penting diperhatikan. Melalui digital connectivity yang kuat, akan tercipta peluang bagi pelaku bisnis digital di Sumatera untuk tumbuh dan berkembang.

“Telkom menyadari betul tingginya potensi pertumbuhan bisnis digital di Sumatera, tidak hanya Digital Connectivity namun juga digital platform dan digital services. Akan tetapi, potensi ini tak akan menjadi apa-apa tanpa kehadiran infrastruktur telekomunikasi digital yang mumpuni. Karena itu, kami menegaskan kesiapan untuk mendukung pembangunan serta pengembangan digital connectivity demi kemajuan perekonomian di Sumatera”, ungkap Machsus, belum lama ini. Machsus mengatakan, pertumbuhan kegiatan dan bisnis digital di Pulau Sumatera terus meningkat, terlebih pasca pandemi Covid-19.

Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang bekerja dan sekolah dari rumah masing-masing sebagai bagian dari pemenuhan protokol kesehatan Covid-19.

Saat ini ada lebih dari 1,3 juta pelanggan Indihome di Pulau Sumatera. Untuk melayani jutaan pelanggan tersebut, Telkom Indonesia hadir dengan menyediakan layanan internet berjaringan fiber optik di 10 provinsi, 100 persen coverage di 154 kabupaten/kota serta hadir di 84 persen dari total 1.637 kecamatan di Pulau Sumatera.

“Kehadiran Telkom Grup bertujuan mendukung Pulau Sumatera untuk menjadi Broadband Island. Selain menyediakan layanan via jaringan fiber optik, kami juga menghadirkan servis melalui Telkomsel Orbit untuk masyarakat Sumatera yang belum terlayani jaringan Fiber Optik. Telkomsel Orbit adalah layanan broadband wireless yang layanannya saat ini sudah menjangkau 90 persen lebih wilayah di Pulau Sumatera," ujarnya.

Hal ini juga ditimpali Rifa Herdian yang mengatakan bahwa saat ini Telkom tengah fokus untuk mendukung perkembangan bisnis digital telekomunikasi melalui penyediaan digital platform dan digital services. Hal ini sejalan dengan transformasi bisnis perusahaan dari semula berfokus pada Bisnis legacy menjadi telekomunikasi digital (digital telco).

Transformasi dilakukan Telkom Indonesia didorong oleh kebutuhan digital platform dan digital service telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat serta pebisnis. Peran penting jaringan telekomunikasi digital juga terlihat dari semakin banyaknya media massa yang kini hadir dalam format daring.

“Perubahan ini kami wujudkan di antaranya dengan memperkuat kemitraan antara Telkom Indonesia dengan perusahaan-perusahaan rintisan (startup), penyediaan layanan big data, serta mengakomodasi kebutuhan penyimpanan data pelanggan melalui komputasi awan," jelas Rifa.

"Kami mendukung agar ke depannya lebih banyak lagi pelaku bisnis, UMKM, serta masyarakat Sumatera yang memaksimalkan pemanfaatan platform digital untuk dapat go global dan meningkatkan daya saing,” ucapnya.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved