Breaking News:

Seniman di Kota Medan Minta Sesuatu ke Bobby Nasution Terkait Upaya Memajukan Kawasan Kesawan

Seniman Kota Medan minta sesuatu pada Bobby Nasution dalam membangun dan mengembangkan kawasan Kesawan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Kelompok kesenian menampilkan tarian multi etnis saat lauching Kesawan City Walk di depan Tjong A Fie Mansion, Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/3/2021).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution punya rencana untuk mengembalikan kawasan Kesawan menjadi pusat cagar budaya.

Untuk mendukung rencana itu, seniman di Kota Medan mengajukan permintaan pada Bobby Nasution.

Adapun permintaan itu yakni agar kiranya Bobby Nasution mengajak seniman di Kota Medan berkolaborasi dalam melestarikan kawasan bersejarah di Medan, dengan berbagai kegiatan pagelaran budaya. 

Baca juga: Berita Foto: Petugas Dishub Kota Medan Mengatur Arus Lalu Lintas Setelah Dibukanya Kesawan City Walk

"Untuk mewujudkan hal itu tentunya diperlukan kolaborasi dengan para seniman. Sebab, seni memberikan ruh pada pembangunan," kata Teja Purnama Lubis, seniman di Medan, Minggu (11/4/2021).

Menurut Teja, jika berbagai penampilan kesenian mewarnai wilayah Kesawan dan hal tersebut sudah menjadi tradisi, maka bobot wisatanya akan meningkat. 

"Berbagai pergelaran kesenian, baik modern, tradisi, maupun kolaborasi tradisi dan modern, yang dikelola dengan baik akan menjadi atraksi menambah bobot wisata sejarah di kawasan Kesawan," ungkapnya. 

Lebih lanjut Teja mengatakan, jika sejarah Kesawan dan sejarah Kota Medan dapat dimanifestasikan ke dalam penampilan seni, maka pemahaman dan kecintaan warga Medan terhadap kotanya akan lebih meningkat. 

Baca juga: Gebrakan Bobby Nasution Dipuji Budayawan, Kesawan City Walk Bangkitkan Nilai Sejarah dan Budaya

"Para sastrawan maupun dramawan dirangsang berkarya dengan mengambil inspirasi dari kisah-kisah bersejarah yang ada maupun yang berkaitan dengan kawasan tersebut, akan memberi warna baru kepada suasana Kesawan,” ujarnya.

Teja juga mengaku mendukung langkah pengembangan Kesawan menjadi pedestrian, wisata sejarah dan sentra kuliner. 

“Kemajuan zaman semestinya tidak melindas sejarah, namun sebaliknya memberikan ruang, mengaksentuasikan, dan mengeksplorasinya untuk meraih kemajuan di masa kini dan masa depan,"

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved