Makam Papan Tinggi, Komplek Makam Tertinggi di Kecamatan Barus

Untuk sampai ke makam ini, sebelumnya di kaki bukit terdapat pancuran air untuk membersihkan diri atau mengambil air wudhu.

Editor: Ayu Prasandi
instagram/ @_adventuresumut_
Makam Papan Tinggi Barus 

TRIBUN-MEDAN.com, BARUS- Kemana rencana libur anda kali ini?

Sudah menemukan destinasi idaman, atau masih bingung mencari?

Mungkin berwisata religi sekaligus sejarah bisa menjadi pilihan anda.

Komplek Makam Papan Tinggi, satu di antara pilihan destinasi wisata religi dan sejarah yang bisa anda kunjungi saat libur.

Makam ini terletak di Desa Penanggahan Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Berada di atas bukit dan harus menempuh 710 anak tangga.

Komplek Makam Papan Tinggi
Komplek Makam Papan Tinggi (Instagram/ @pariwisatatapanuli)

Baca juga: Putus dari Richard Kyle, Jessica Iskandar Beber Hubungan dengan Vincent Verhaag, Kini Sakit Tiroid

Di Barus, terdapat banyak makam syekh di antaranya, Makam Papan Tinggi, Makam Mahligai, Makam Tuan Syekh Magdum, Makam Tuan Ambar, dan Makam Tuan Ibrahim Syah.

Dilansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, seluruh makam syekh yang ada di Kecamatan Barus, komplek makam ini lah yang paling tinggi tempat keberadaannya, yakni bekisar 3000 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Untuk sampai ke makam ini, sebelumnya di kaki bukit terdapat pancuran air untuk membersihkan diri atau mengambil air wudhu.

Setelah itu, pengunjung menaiki tangga yang sudah dibuat secara permanen sebanyak lebih kurang 710 anak tangga.

Memang sangat melelahkan dan pada umumnya pengunjung lokal maupun pengunjung mancanegara sebelum menaiki tangga tersebut berfikir,  mampukah mencapai ke puncak ?

Namun tidak perlu risau, karena masyarakat sudah membangun 4 (empat) tempat peristirahatan di setiap 150 anak tangga.

Baca juga: Bacaan (Lafaz) Doa Niat Puasa Ramadhan 1442 H Hari Pertama, Serta Doa Buka Puasa dan Sholat Tarawih

Ketika sampai di puncak bukit, pengunjung langsung di suguhi pemandangan dari bukit pemakaman terlihat panorama yang indah, sekelilingnya adalah hutan bercampur dengan hamparan sawah yang menghijau dan asri.

Pemandangan lautan biru juga terhampar menakjubkan yang mengelilingi Kabupaten Tapanuli Tengah terlihat sangat indah.

Di puncak, terdapat Komplek Makam Papan Tinggi dan Sumur Kecil disekitarnya.

Oleh masyarakat sekitar, air dari sumur kecil itu dipercaya mempunyai khasiat tertentu. Misalnya, untuk obat.

Di dalam komplek pemakaman itu, terdapat satu makam yang mempunyai ukuran, panjang 7 meter dan tinggi nisan kurang lebih 1,5 meter.

Komplek Makam Papan Tinggi, di Desa Penanggahan Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Komplek Makam Papan Tinggi, di Desa Penanggahan Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. (ist)

Baca juga: Hilal Tak Terlihat, Ketua MUI Medan Pastikan 1 Ramadhan Mulai Selasa 13 Maret 2021

Diyakini, itu merupakan makam tokoh penyebar Islam pertama di Sumut, Syekh Mahmud, berasal dari Hadral Maut (Yaman).

Beliau wafat diperikirakan antara tahun 34 H sampai 44 H. Syekh Mahmud ialah putra dari syekh Abdurrahman bin Muadz bin Jabal.

Makam Papan Tinggi merupakan kompleks pemakaman Islam tertua di Indonesia.

Makam Papan Tinggi Barus
Makam Papan Tinggi Barus (instagram/ @_adventuresumut_)

Destinasi ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk berwisata religi, sejarah, dan berswafoto.

Untuk mengunjungi komplek pemakaman ini, pengunjung dikenakan biaya sukarela.

(cr12/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved