Breaking News:

Wisata Kawah Air Panas Sampuraga Namaila Marina, Ada Kisah Hikmah Antara Ibu dan Anak

Kawah Air Panas Sampuraga kini menjadi objek wisata menarik yang kerap dikunjungi wisatawan lokal mau pun dari luar daerah. 

TRIBUN MEDAN/DEDY
Wisata Kawah Air Panas Sampuraga Namaila Marina 

TRIBUN-MEDAN.com, MADINA - Kawah-kawah dengan mata Air Panas Sampuraga kini sudah dipugar menjadi kawasan wisata, di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Kawah air panas Sampuraga yang berjarak 15 menit dari pusat Kota Panyabungan sudah dibangun pagar pembatas sehingga tertata dan rapi.

Kawah Air Panas Sampuraga kini menjadi objek wisata menarik yang kerap dikunjungi wisatawan lokal mau pun dari luar daerah. 

Kawah Air Panas Sampuraga dipercaya oleh masyarakat secara turun temurun sebagai bukti azab Ilahi kepada Si Sampuraga, anak laki-laki yang berlaku durhaka kepada Ibu Kandungnya. 

Wisata Kawah Air Panas Sampuraga Namaila Marina
Wisata Kawah Air Panas Sampuraga Namaila Marina (TRIBUN MEDAN/DEDY)

Baca juga: Jelang Puasa Ramadan, Harga Daging Sapi Melonjak Naik dan Sayur-mayur Masih Stabil

"Sebelum jadi objek wisata, kisah Si Sampuraga ini selalu diceritakan oleh para tetua kepada anak-anak, tentang anak yang berbuat durhaka kepada ibunya, diazab Tuhan, dan pelajaran hikmah kehidupan," kata Darwisah seorang guru warga Desa Tano Bato, Kabupaten Mandailing Natal. 

Diceritakan Darwisah, Air Panas Sampuraga akan menggelegak bagaikan air mendidih ketika dirapalkan kata-kata "Oh Sampuraga Namaila Marina" di dekat kawah Air Panas Sampuraga.

Seperti ada interaksi alam secara langsung ketika dirapalkan kata-kata tersebut. 

"Air Sampuraga itu akan menggelak kalau disebutkan Oh Sampuraga Namaila Marina, artinya Oh Sampuraga yang Malu Punya Ibu. Kisah ini sudah turun temurun dan kami saksikan di tempat Sampuraga dihukum Tuhan," katanya. 

Dengan mengunjungi objek wisata ini, pengunjung bisa melakukan refleksi dan perenungan memperbaiki diri.

Sekaligus menanamkan nilai spiritual kepada anak, bahwa betapa pentingnya sikap patuh dan berbudi kepada orangtua. 

Baca juga: Di Kecamatan Hamparan Perak dan Labuhan Deli Marak Perjudian Tembak Ikan, Puluhan Mesin Dimusnahkan

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved