Breaking News:

Gerombolan Anak Kampung Bikin Resah saat Asmara Subuh di Kebun Sawit, 18 Kena Razia dan Ditilang

Polsek Air Joman merazia sejumlah muda-mudi yang bikin resah saat asmara subuh di sekitar perkebunan sawit Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Petugas mengamankan motor dan sejumlah muda-mudi yang mengadakan kegiatan asmara subuh di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Rabu (14/4/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.com,KISARAN--Kegiatan asmara subuh saat bulan suci Ramadan acapkali disalahgunakan oleh sejumlah muda-mudi.

Mereka kumpul-kumpul naik motor, lalu menggeber-geber kendaraan hingga membuat resah masyarakat.

Tidak hanya itu, kadang aksi para remaja ini disertai dengan pelemparan petasan ke arah pengguna jalan.

Seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Sejumlah muda-mudi terjaring razia petugas Polsek Air Joman, Rabu (14/4/2021). Ada 18 kendaraan yang ditilang polisi saat razia asmara subuh di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)
Sejumlah muda-mudi terjaring razia petugas Polsek Air Joman, Rabu (14/4/2021). Ada 18 kendaraan yang ditilang polisi saat razia asmara subuh di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)

Lantaran sudah sangat meresahkan, gerombolan anak kampung yang tengah asmara subuh di sekitar perkebunan sawit dibubarkan polisi.

Dari amatan www.tribun-medan.com, awalnya polisi melakukan tazia di Simpang Janda.

Lalu, razia berlanjut di Simpang Gadis di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Saat razia berlangsung, masih terdengar suara petasan yang dilempar para muda-mudi kampung ini.

Baca juga: Lagi Asyik Asmara Subuh, Ribuan Remaja Panik saat Polisi Datang, Sebagian Kabur Melarikan Diri

"Kami dapat laporan, bahwa aksi anak-anak muda ini bikin resah. Maka dari itu kami lakukan penindakan," kata Kapolsek Air Joman AKP Saut Hutagalung, Rabu (14/4/2021).

Dalam razia kali ini, ada 18 unit kendaraan yang diangkut petugas.

Ke 18 kendaraan itu dikenakan sanksi tilang lantaran tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Saat razia berlangsung, anak-anak kampung ini sempat dikumpulkan di sekitar perkebunan sawit.

Baca juga: Detik-detik Polisi Bubarkan Asmara Subuh di Replika Istana Sultan Serdang Bedagai

Mereka dipaksa jongkok dan didata polisi.

Selanjutnya, anak-anak kampung pembuat onar ini dibawa ke Polsek Air Joman.

Di sana, polisi memanggil orangtua masing-masing pemuda tersebut.(cr2/tribun-medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved