Breaking News:

Cara Berwudhu dan Hukum Berenang Agar Tidak Batal Puasa Menurut Habib Muhammad Hayqal Alaydrus

Habib Muhammad Hayqal Alaydrus menerangkan soal masalah cara berkumur saat berpuasa dan bagaimana hukumnya berenang

TRIBUN MEDAN/ANGEL SEMBIRING
Habib Muhammad Hayqal Alaydrus saat menyampaikan kuliah singkat di momen Ramadan 1442 Hijriah, Rabu (14/4/2021) di kantor redaksi Tribun Medan.(TRIBUN MEDAN/ANGEL SEMBIRING) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Pada saat Ramadan atau berpuasa, umat muslim dilarang memasukkan apapun ke mulut.

Sebab, hal tersebut dapat membatalkan puasa.

Begitu juga dengan berwudhu.

Jika tidak hati-hati saat mengambil wudhu, khususnya saat berkumur, air yang dimasukkan ke mulut bisa saja tertelan.

Baca juga: Kumpulan Ceramah dan Kultum Ramadhan 1442 H/Ramadan 2021 Lengkap Hingga Hari 30 Puasa

Untuk mengantisipasi hal itu, maka umat muslim dianjurkan untuk tidak memainkan air di tenggorokan ketika berwudhu. 

"Dalam Ramadhan dianjurkan untuk kita mengurangi kadar berkumur-kumur ketika berwudhu. Namun, lebih afdol jika dilakukan di luar puasa," kata Habib Muhammad Hayqal Alaydrus dalam Program Hikmah Bulan Ramadhan, Mutiara Ramadhan 1442 H, Tribun Medan, Rabu (14/4/2021).

Habib Muhammad Hayqal Alaydrus mengatakan, di luar bulan Ramadan, memang boleh-boleh saja memainkan air di tenggorokan.

Namun, di saat Ramadan, hal itu tidak dianjurkan.

Baca juga: MENGEJUTKAN, Dua Bodyguard di Malaysia malah Dicambuki Gara-gara Jalani Puasa Ramadan

Karena air yang berada di dalam mulut bisa saja tertelan.

"Lantas bagaimana dengan cara berkumur ketika berwudhu di saat puasa, maka cukup bersihkan mulut pada bagian luar. Berkumur boleh, tapi langsung dibuang (tidak memainkannya di tenggorokan)," kata Habib Muhammad Hayqal Alaydrus.

Kemudian jika membasuh lubang hidung.

Ada baiknya, masukkan air hingga pangkal luar saja, karena dikhawatirkan akan masuk ke hidung yang dapat membuat puasa batal.

Baca juga: BERKAH Ramadan, Pedagang Ini Raup untung Dua Kali Lipat saat Berjualan Takjil

Begitupun, mengenai kekhawatiran berenang dan mandi saat berpuasa, Habib Muhammad Hayqal Alaydrus menjelaskan ketika menyelamkan seluruh badan ke dalam air, itu hukumnya makruh.

"Ketika tubuh masuk ke air maka akan dapat membatal puasanya, jadi perlu untuk dihindari. Sebab akan sulit menggunakan pakaian renang yang tidak menyebabkan air masuk ke dalam tubuh termasuk apalagi air akan rentan tertelan," ujarnya.

Menurutnya, ketika menenggelamkan seluruh tubuh menyebabkan masuknya air ke dalam tubuh melalui lubang tujuh yang meliputi lubang kedua mata, kedua telinga, hidung, dubur dan kemaluan.(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved