Breaking News:

KONI Sumut Khawatir Soal Ketersedian Konsumsi saat PON Papua

Provinsi Papua menyatakan siap melaksanakan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Oktober 2021 mendatang.

Biro Komunikasi Kementerian PUPR
Kompleks Stadion Papua Bangkit. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Provinsi Papua menyatakan siap melaksanakan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada Oktober 2021 mendatang.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua III KONI Sumut Kishariyanto Pasaribu.

Kishariyanto mengatakan kesiapan Papua dalam melaksanakan event itu disampaikan langsung oleh Gubernur Papua, Petahana Lukas Enembe saat technical meeting di depan para utusan KONI se-Indonesia beberapa hari lalu di Jayapura.

Ia menyatakan infrastruktur untuk melaksanakan event olahraga nasional itu sudah rampung 70 persen. Khususnya untuk sarana cabor unggulan terlihat sudah tidak ada masalah.

Padahal, kata pria yang akrab disapa Yanto ini semua utusan merasa cemas apakah bisa PON dilaksanakan di Papua mengingat belum amannya setiap daerah di Papua dengan adanya gerombolan pengacau.

"Jadi untuk membuktikan bahwa Papua aman dan bisa menggelar PON, seluruh utusan diajak melihat langsung seluruh venue tempat bertanding baik di Jayapura, Timika dan Merauke. Jadi kami pikir sudah tidak ada masalah lagi di bidang pertandingan walaupun masih ada beberapa venue cabor masih dalam pengerjaan," ujarnya, Kamis (15/4/2021).

Masih dikatakan Yanto, Gubernur Petahana juga telah menjamin keamanan dan transportasi, akomodasi bagi setiap kontingen pada setiap lokasi pertandingan. 

Misalnya perjalanan dari penginapan atlet sampai ke tempat pertandingan. Apalagi KONI Pusat menyatakan, akan membantu ratusan unit bus untuk alat transportasi di ajang PON XX Papua.

Sebab perjalanan darat yang bisa dilakukan hanya antara Kecamatan Jayapura ke Kota Jayapura. Sementara lainnya, harus menggunakan transportasi udara.

"Makanya Petahana menjamin semua akan rampung pada Juni-Juli 2021 mendatang. Begitu juga keamanan TNI-Polri menjadi hal pertama yang dijamin Gubernur. Artinya transportasi dan akomodasi telah disiapkan khusus untuk setiap kontingen," terangnya.

Yanto kembali mengatakan, walaupun Gubernur Petahana sudah menjamin, namun pihak KONI Sumut dan beberapa kontingen lainnya tetap waspada khususnya di bidang konsumsi.

Sebab konsumsi disediakan oleh pemerintah Papua tidak langsung berdekatan dengan penginapan para atlet.

"Yang jadi kendala cuma lokasi tempat makan para atlet. Seharusnya langsung saja ke kediaman para atlet agar tak kemana-mana lagi," pungkasnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved