Breaking News:

KAI Batasi Pembelian Tiket hingga 30 April, Tunggu Perintah Resmi Kementerian

Padahal, biasanya PT KAI sudah bisa membuka pemesanan tiket saat H-90 hari atau tiga bulan sebelumnya

Kartika / Tribun Medan
Penumpang KA saat melakukan pengecekan suhu tubuh melalui Thermo sensoric di Stasiun Kereta Api Medan, Jumat (14/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah pusat resmi menerbitkan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Namun, untuk Sumut ditetapkan akan ada empat daerah yang diperbolehkan mudik, diantaranya Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo.

Saat dikonfirmasi kepada PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI) Divre I Sumut masih menunggu perintah resmi dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perkeretaapian.

"Kami masih menunggu perintah dari Dirjen Perkeretaapian yang nanti akan mengeluarkan peraturan menteri terkait hal tersebut. Ini kami masih menunggu untuk bulan Mei," ungkap Manajer Humas PT KAI, Mahendro Trang Bawono, Jumat (16/4/2021).

Sambil menunggu keputusan resmi, Mahendra mengatakan bahwa saat ini PT KAI melakukan pembatasan tiket untuk keberangkatan hingga 30 April 2021. Padahal, biasanya PT KAI sudah bisa membuka pemesanan tiket saat H-90 hari atau tiga bulan sebelumnya.

Baca juga: Jadi Pelopor Kereta Api Supercepat di Dunia, Ternyata Jepang Pakai Dana Utang Bangun Shinkansen

"Sekarang pemesan tiket untuk keberangkatan 30 April. Pembelian di bulan Mei belum bisa dibeli tiketnya. Kalau sebelum Covid kan H-90 sudah bisa dipesan tiketnya, nah tahun lalu menjadi H-30 untuk pemesanan tiket. Sambil kami menunggu teknis pelarangan mudik, kami hanya jual sampai 30 April," ujarnya.

Dikatakan Mahendro, okupansi di bulan Ramadan masih belum mengalami lonjakan secara signifikan. Ia mengatakan bahwa beberapa masyarakat masih mewanti untuk pemesanan tiket mudik pada bulan Mei terlebih di luar empat daerah yang diperbolehkan.

"Kalau okupansi selama bulan Ramadan hampir sama seperti bulan lalu tidak ada peningkatan berarti di satu sisi masih pandemi apalagi ada larangan mudik cukup berpengaruh jadi belum ada pergerakan signifikan. Mungkin nanti setelah ada aturan Kementerian Perhubungan atau akhir bulan April akan ada kenaikan," tutur Mahendro.

Tambahnya, Mahendro memastikan pihak PT KAI akan mengikuti segala kebijakan dari pemerintah dan meminta masyarakat mematuhi kebijakan tersebut.

"Kami mendukung semua kebijakan pemerintah terlebih sebagai penanggulangan Covid-19. Nah, untuk masyarakat apabila menggunakan transportasi kereta api dipastikan dalam keadaan sehat dan wajib mematuhi Prokes," pungkasnya.

Terkait larangan mudik ini, seperti yang dikatakan Mahendro banyak masyarakat masih menanti kebijakan mudik, diantaranya Ika Khairunnisa asal Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

"Masih belum tahu mudik apa enggak. Soalnya kan ada info dilarang mudik dan biasanya memang naik kereta api. Kemarin itu pernah coba mau pesan online belum bisa. Tapi kalau rencana mau naik mobil, tapi lihat entar ya, kalau memang nggak boleh pas Lebaran, kita pas puasa ini mau mudik dulu beberapa hari," pungkasnya.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved