Breaking News:

Bikin Bingung, Polri Sempat Bolehkan Mudik Sebelum 6 Mei, Jokowi Tegaskan Larangan Mudik

Polri sempat membolehkan mudik lebaran sebelum tanggal 6 Mei. Tapi belakangan buru-buru dicabut dan ralat pernyataan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah pengendara mengantre masuk di Gerbang Pintu Tol Amplas, Medan, Selasa (28/5/2019). Puncak arus mudik lebaran 2019 diperkirakan antara H-4 atau H-3 lebaran. 

TRIBUN-MEDAN.com--Polri sebelumnya sempat membolehkan masyarakat mudik lebaran sebelum tanggal 6 Mei 2021.

Tapi belakangan, pernyataan itu dicabut dan diralat. 

Adanya aturan boleh dan tidak mudik ini sempat membuat bingung masyarakat.

Ada kesan, di tubuh pemerintah ini tidak terjalin komunikasi yang baik. 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan pihaknya tidak merekomendasikan masyarakat untuk curi start mudik sebelum adanya aturan pelarangan mudik oleh pemerintah tersebut.

Baca juga: Pemerintah Bolehkan Provinsi Sumut Lakukan Mudik Lokal, Berikut Empat Daerahnya

"Pada hakekatnya sebelum tanggal 6 tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului," kata Istiono kepada wartawan, Jumat (16/4/2021).

Ia menyampaikan masyarakat yang nekat curi start mudik nantinya akan diminta karantina selama 5 hari di tempat yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat.

"Karena wilayah tujuan mudik menyiapkan karantina selama 5 hari sesuai SE Nomor 13 Satgas Covid-19," pungkas dia.

Sebelumnya, aparat kepolisian RI memperbolehkan masyarakat yang mudik sebelum pemberlakuan pelarangan mudik lebaran yang dimulai sejak 6-17 Mei 2021.

"Sebelum tanggal 6 Mei ya silahkan saja. Kita perlancar, setelah tanggal 6 Mei mudik gak boleh. Kita sekat itu," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved