Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Ingat Baik-baik! Ini 4 Pertimbangan Jokowi Larang Mudik Lebaran 2021, Tren Kesembuhan Covid-19 Naik

Berdasarkan data yang ada, libur idul fitri pada tahun lalu cukup membuat kenaikan kasus Covid-19 harian hingga kasus kematian.

Editor: Azis Husein Hasibuan
Ist via Tribun Jambi
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) - Ingat Baik-baik! Ini 4 Pertimbangan Jokowi Larang Mudik Lebaran 2021, Tren Kesembuhan Covid-19 Naik 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan penjelasan mengenai kebijakan Larangan Mudik yang telah ditetapkan pemerintah.

Diketahui, kebijakan ini dimulai pada 6-17 Mei 2021 demi mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas di Tanah Air.

Sama seperti Ramadan pada 2020, Ramadan 2021 juga dilewati umat muslim di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang ada, libur idul fitri pada tahun lalu cukup membuat kenaikan kasus Covid-19 harian hingga kasus kematian.

Untuk itu, pemerintah mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 dengan melarang mudik pada tahun ini.

Baca juga: Termasuk Dua Wanita Cantik Ini, Daftar Lengkap Sosok yang Kecipratan Uang Haram dari Edhy Prabowo

Sejumlah pengendara mengantre masuk di Gerbang Pintu Tol Amplas, Medan, Selasa (28/5/2019). Puncak arus mudik lebaran 2019 diperkirakan antara H-4 atau H-3 lebaran.
Sejumlah pengendara mengantre masuk di Gerbang Pintu Tol Amplas, Medan, Selasa (28/5/2019). Puncak arus mudik lebaran 2019 diperkirakan antara H-4 atau H-3 lebaran. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

"Untuk itu sejak jauh-jauh hari pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik pada lebaran kali ini," kata Jokowi dikutip dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/4/2021).

Jokowi juga menjelaskan, pertimbangan untuk melarang mudik disebabkan oleh beberapa hal.

Satu di antaranya adalah empat kali libur panjang sepanjang tahun 2020 yang membuat kenaikan kasus.

"Pertama saat Idul Fitri tahun lalu terjadi kenaikan kasus harian 93 persen, dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen," ucap Jokowi.

Kemudian, pertimbangan kedua terjadi saat kenaikan kasus corona pada libur panjang 20-23 Agustus 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved