Breaking News:

Koleksi Bebatuan dan Aksesoris Kuno Kabupaten Langkat Dikembalikan ke Daerah, Segera Masuk Museum

Balai Arkeologi Sumatera Utara mengembalikan sejumlah koleksi bebatuan dan aksesoris kuno kepada Pemkab Langkat

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
HO
Manik-manik yang merupakan peninggalan sejarah Kabupaten Langkat dikembalikan oleh balai Arekeolog Sumatera Utara.(HO) 

TRIBUN MEDAN.com,STABAT--Pemerintah Kabupaten Langkat menerima 195 koleksi bebatuan dan aksesoris kuno dari Balai Arkeologi Sumatera Utara, Sabtu (17/4/2021).

Hibah ini nantinya akan ditempatkan di Museum Daerah milik Pemerintah Kabupaten Langkat.

Diketahui, benda-benda kuno ini berasal dari Kabupaten Langkat, yang diamankan Balai Arkeologi Sumatera Utara, untuk dikembalikan ke museum.

Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara, Ketut Wiradnyana menyerahkan peninggalan ini langsung kepada Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, Nur Elly Heriani Rambe. 

Baca juga: Museum Deliserdang, Penuh Dengan Aneka Benda dan Cerita Sejarah, Cocok Jadi Tempat Wisata Edukasi

Ketut mengatakan, hibah tersebut dapat menambah kuantitas dan kualitas koleksi Museum Daerah Langkat, juga memperkaya potensi pengembangan wisata. 

"Khususnya yang berorientasi sejarah dan budaya," ujarnya.

Dirinya berharap, benda kuno dapat terawat dengan baik oleh Dinas Pariwisata Langkat. 

Sementara itu, Nur Elly mengucapkan terim akasih pada Balai Arkeologi yang mau menghibahkan benda berharga tersebut.

Adapun benda-benda kuno yang dikembalikan di antaranya alat-alat bantu.

Baca juga: 2 Masjid Bersejarah di Medan, Sudah Ada Sejak Jaman Kesultanan Deli, Ada yang Sudah 7 Kali Renovasi

Alat-alat bantu itu ditemukan dari situs Bukit Kerang yang berada di Desa Sukajadi, Kecamatan Hinai, Langkat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved