Breaking News:

Human Interest Story

Mengenal Sosok Agnes Natalia, Gadis Tomboi yang Torehkan Prestasi di Dunia Kecantikan

Ia menuturkan bahwa dalam mengikuti setiap ajang pageant memberikan pengalaman untuk membuat dirinya lebih baik.

HO / Tribun Medan
Agnes Natalia Nyolanda 

TRIBUN-MEDAN.com - Deretan wanita berparas cantik dengan tubuh semampai bak putri di negeri dongeng merupakan dua hal yang identik dalam kontes kecantikan. 

Tutur kata yang lembut serta meyakinkan dalam menjawab beragam pertanyaan soal isu-isu yang menarik akan menjadi hal yang tak kalah diperhitungkan dalam penjurian beauty pageant.

Tak hanya tingkat nasional, kontes kecantikan yang diadakan setiap tahun seperti ini juga diselenggarakan pada setiap daerah baik kabupaten maupun kota, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan pariwisata.

Duta Remaja Pariwisata Kota Medan 2021, Agnes Natalia Yolanda baru saja terpilih pada Maret 2021 lalu.

Ia menuturkan bahwa dalam mengikuti setiap ajang pageant memberikan pengalaman untuk membuat dirinya lebih baik.

"Benar-benar seru mengikuti ajang ini karena disana juga belajar mandiri, mengatur diri sendiri, cara menghadap orang yang jabatannya lebih tinggi dan menghadap sesama," ungkap Agnes, Sabtu (17/4/2021).

Awal ketertarikan Agnes dalam dunia pageant sejak berusia 14 tahun. Saat itu dirinya melihat sang idola, Runner Up 1st Miss Grand Indonesia, Vivi Wijaya.

"Agnes suka Pageant karena Runner Up 1st Miss Grand Indonesia, Vivi Wijaya yang dia juga orang Tionghoa. Agnes lihat mereka itu cantik-cantik pakai crown dan juga mereka beri motivasi kepada sesama, dari situ lah Agnes ingin seperti mereka," ujarnya.

Namun, ternyata banyak yang tak tahu bahwa Agnes kecil merupakan anak yang tomboi yang begitu anti menggunakan aksesoris perempuan.

Namun, dari keraguan sang ibu, Agnes membuktikan diri bahwa dirinya mampu keluar dari zona amannya dan mengubah dirinya untuk tampil feminim.

"Agnes dulu sangat tomboi sampai pakai rok dan heels gak mau. Terus waktu mau ikut dunia model sempat diragukan mama karena Agnes gak ada feminimnya. Rupanya pas dites berhasil," tutur Agnes.

Lanjutnya, setelah melihat penampilan mereka yang cantik, dari situ gadis kelahiran tahun 2004 ini mulai perlahan mengubah penampilan.

"Awal mulanya itu waktu lihat ajang-ajang pageant jadi coba-coba ikuti gaya mereka seperti pinjam heels punya mama tes berjalan seperti mereka dan melihat mereka timbul keinginan Agnes untuk menjadi perempuan yang anggun," katanya.

Kini, setelah meraih predikat Duta Remaja Pariwisata kota Medan 2021, Agnes sudah menyiapkan sejumlah program-program untuk membangkitkan dunia pariwisata kota Medan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved