Breaking News:

Ojo Lali Tiga Pancur, Lokasi Pemantauan Gunung Sinabung Langganan Pewarta

Bahkan, menurut Anto bukan hanya satu hingga dua hari, bahkan ada juga beberapa orang yang menginap di sana hingga sepekan lebih.

TRIBUN MEDAN/NASRUL
Warga mengabadikan erupsi Gunung Sinabung di warung Tiga Pancur Ojo Lali, Kecamatan Simpangempat, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMPANGEMPAT - Warung Ojo Lali, yang berada di Desa Tiga Pancur, Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Karo, sudah tak asing lagi di telinga pewarta yang sering meliput aktivitas erupsi Gunung Sinabung.

Warung yang berada di pinggir jalan ini, terlihat lansung menyajikan pemandangan atau view yang langsung mengarah ke Gunung Sinabung.

Setiap kali Sinabung mengalami erupsi yang cukup besar, warung milik Sarianto Sembiring ini selalu ramai dikunjungi oleh pewarta baik lokal maupun dari luar kota terutama pewarta foto.

Baca juga: Cicipi Jajanan Pasar Lezat di Risol Ummu, Tawarkan Sensasi Fresh From the Oven

Selain karena memiliki pemandangan langsung menghadap Gunung Sinabung, dari lokasi ini juga memiliki akses yang mudah untuk menjangkau daerah yang biasanya terpapar abu vulkanik dari Gunung Sinabung, sehingga menjadi langganan berkumpulnya para pewarta.

Bagi sebagian pewarta, tempat ini tak hanya sekadar sebagai tempat singgah untuk memantau Sinabung, bahkan saat Sinabung tidak sedang erupsi juga ada sebagian pewarta yang sengaja datang ke sana.

Warga mengabadikan erupsi Gunung Sinabung di warung Tiga Pancur Ojo Lali, Kecamatan Simpangempat, beberapa waktu lalu.
Warga mengabadikan erupsi Gunung Sinabung di warung Tiga Pancur Ojo Lali, Kecamatan Simpangempat, beberapa waktu lalu. (TRIBUN MEDAN/NASRUL)

Tak hanya pewarta saja yang sering berkunjung ke sini, bahkan warga biasa juga tak jarang yang datang ke sana untuk menikmati pemandangan gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini.

Berdasarkan penjelasan dari Sarianto, awalnya dirinya membangun rumah yang sekaligus tempat usahanya di lokasi tersebut sekitar tahun 2009 lalu.

Dirinya mengatakan, tempat tinggalnya ini mulai ramai menjadi tempat berkumpulnya pewarta sekitar tahun 2013 lalu.

Baca juga: Daftar Menteri yang Bakal Diganti Jokowi Besok Pagi, 6 Nama Masuk Reshuffle, Ada Nadiem, Benarkah?

"Ya mulai Sinabung erupsi besar itu kawan-kawan ramai yang datang. Mulai 2010 itu sudah ada, tapi yang semakin ramai di tahun 2013," ujar Sarianto.

Dirinya mengungkapkan, awalnya ia tidak menyangka jika rumah yang sekaligus tempat usahanya ini menjadi lokasi favorit bagi sebagian pewarta dan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved