Breaking News:

Ombudsman Bilang Wali Kota Medan Harus Memenuhi Hak Publik, Abyadi: Temui Teman-teman Jurnalis

Kepala Ombudsman RI Abyadi Siregar menyarankan Wali Kota Medan untuk menemui wartawan untuk menyelesaikan polemik yang ada

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/HO
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar angkat bicara terkait polemik antara wartawan dan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Selasa (20/4/2021). Abyadi menyarankan agar Wali Kota Medan menemui kalangan jurnalis.(TRIBUN MEDAN/HO) 

"Dan yang paling penting lagi adalah bagaimana agar teman-teman wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya guna memenuhi hak publik sebagaimana amanah UU No 40 tahun 1999 tentang Pers, dapat dilaksanakan. Ini yang sangat penting. Di sinilah pentingnya peran fasilitasi yang dilakukan Pemko Medan," katanya.

Jadi, lanjut Abyadi, Pemko Medan harus memfasilitasi dengan menyiapkan tempat/ruangan untuk teman-teman wartawan yang dapat melakukan wawancara doorstop kepada Walikota Medan baik saat pagi masuk kantor, maupun saat sore pulang kantor. 

“Bila ruang/tempat yang selama ini digunakan teman teman wartawan menunggu wali kota saat ini sudah harus disterilkan, maka Pemko Medan yang seharusnya segera menyiapkan tempat/ruangan baru buat teman-teman wartawan,"

"Bila memungkinkan, posisinya bisa mengakses walikota untuk wawancara/doorstop,” harap Abyadi.

Selain itu, pola lain adalah dengan mengefektifkan peran Humas. 

Baca juga: AJI Medan Kutuk Tindakan Pengusiran Jurnalis di Balai Kota

“Jadi, Humas harus bisa menjelaskan setiap isu-isu public yang menjadi pertanyaan teman-teman media,” tambah Abyadi.

Pasca-apa yang terjadi, Abyadi Siregar menyarankan agar miskomunikasi ini dapat segera diselesaikan.

Abyadi Siregar meminta Bobby Nasution menemui teman-teman jurnalis dan wartawan untuk melakukan dialog.  

"Karena menurut saya, kedua-duanya saling membutuhkan. Wartawan butuh keterangan wali kota sebagai pejabat publik. Tapi, wali kota sebagai pejabat publik juga paling membutuhkan wartawan,"

"Karena itu, saya menyarankan agar masalah ini segera diakhiri. Menurut saya, demi kebaikan bersama, sebaiknya didatangi teman-teman jurnalis itu. Diajak ngobrol ringan di ruangan. Saya yakin, teman-teman jurnalis itu akan dewasa. Mereka orang orang cerdas,” pungkasnya.(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved