Breaking News:

Syarat BPUM Tahun Ini Lebih Mudah, Warga Antusias Daftarkan Diri ke Dinkop Kota Medan

tampak masyarakat tak berhenti menyerbu Diskop Medan sambil membawa map untuk mendaftar bantuan untuk para pelaku UMKM tersebut.

Kartika / Tribun Medan
Para pelaku usaha saat mendaftar BPUM di Dinas Koperasi UMKM Kota Medan, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seratusan warga berbondong mendaftarkan diri untuk Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Kota Medan, Selasa (20/4/2021). Amatan Tribun, para pendaftar menunggu antrean di depan pagar secara bergilir yang dijaga Satpam, kemudian masuk ke dalam untuk duduk secara bergilir. 

Tampak di pelataran Dinas Koperasi UMKM Kota Medan, berjejer beberapa meja pendaftaran yang dibagi sesuai masing-masing kecamatan se-Kota Medan.

Para pelaku UMKM juga tampak membawa map yang berisikan syarat-syarat seperti fotokopi Nomor Induk Berusaha (NIB), fotokopi KTP, fotokopi KK, foto lokasi usaha dan produk, dan mengisi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) bermaterai 10.000.

Untuk memasukkan berkas pendaftaran, beberapa pendaftar menunjukkan bukti SMS dari Dinas UKM kepada pegawai yang berisikan syarat-syarat yang harus dibawa.

Baca juga: Dinas Koperasi Ultimatum Pedagang Kesawan City Walk, Tiga Hari Absen Langsung Diganti

Dinas Koperasi dan UMKM kota Medan membuka pendaftaran Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di Pelataran gedung Diskop Medan sejak Kamis (15/4/2021) lalu.

Memasuki hari keempat, tampak masyarakat tak berhenti menyerbu Diskop Medan sambil membawa map untuk mendaftar bantuan untuk para pelaku UMKM tersebut.

"Antusias cukup lumayan banyak. Hari pertama itu 300 pendaftar kemudian meningkat besoknya di 500-an dan hari Senin itu ada 1.000-an orang. Jadi intinya kita berharap bisa bermanfaat lah," ungkap Kabid Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi Kota Medan, Risnata Sugiati, Selasa (20/4/2021).

Dikatakan Risnata, sistem pendaftaran tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Selain persyaratan yang lebih dipermudah dan juga membuat pos-pos pendaftaran sesuai kecamatan di pelataran.

"Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini hanya persyaratannya fotokopi KK, fotokopi KTP, fotokopi usahanya dan mengisi SPTJM. Jadi tahun ini nggak pake pas foto lagi dengan mengikuti syarat dari koperasi," ujarnya.

Dikatakannya, pihak Diskop Medan turut membantu pengajuan nama namun pemilihan nama yang lolos berada dalam wewenang Kementerian Koperasi.

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved