Breaking News:

Bulog Gairahkan Ekonomi Pedagang Kecil, Tawarkan Harga Terjangkau

Bulog ternyata melihat potensi bisnis komersial yang menjanjikan dengan meluncurkan program penjualan online dan offline

KARTIKA / TRIBUN MEDAN
Siswa PKL saat menunjukkan display produk beras saat momen pasar murah di pelataran Bulog Sumut, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perjalanan Perum Bulog selama lima dekade mengalami banyak perubahan. Bulog sejak dulu akrab sebagai berasnya wong cilik, lantaran dapat dimiliki oleh masyarakat menengah ke bawah dengan harga terjangkau.

Tentunya, harga stabil yang dikeluarkan Perum Bulog dilatarbelakangi penyerapan beras yang cukup baik dari petani lokal dengan pembelian sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Berdasarkan data Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut, saat ini ada sekitar 11.400 ton beras dengan penyerapan dari petani lokal sebanyak 6.300 ton pada tahun 2021. Artinya hampir, separuh ketersediaan beras lokal diserap Bulog Sumut.

Memiliki stok stabil, Bulog ternyata melihat potensi bisnis komersial yang menjanjikan dengan meluncurkan program penjualan online (iPangananDotcom) dan offline (Rumah Pangan Kita).

Baca juga: Wacana Impor Beras dan Kebutuhan Jelang Ramadan, Berikut Penjelasan Bulog Sumut

Tak banyak yang tahu, ternyata produk Bulog sudah hadir dengan penjualan digital sejak tahun 2019 melalui iPangananDotcom yang dapat diakses melalui e-commerce seperti Shopee.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Arif Mandu mengungkapkan, program iPangananDotcom memberdayakan produk-produk petani lokal yang dapat dipesan sesuai aplikasi oleh pelanggan.

"Penjualan online kita sudah berjalan dan gudangnya ada di Gudang Mustafa. Di sana menyediakan beragam produk kita dengan khas lokal seperti beras Andaliman dan Toba. Jadi nanti pelanggan tinggal terima di tempat saja yang akan diantar langsung," ungkap Arif kepada Tribun Medan, Selasa (20/4/2021).

Menariknya, Medan menjadi kota pertama di luar pulau Jawa untuk menjalankan program iPangananDotcom dengan enam kota lainnya seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

"Program iPangananDotcom ini sangat membantu apalagi di pandemi seperti ini untuk mengurangi aktivitas di luar, cukup order lewat telepon saja. Apalagi ini era digitalisasi, semua transaksi belanja sekarang lebih trennya online. Ini menunjukkan jika Bulog juga tidak ketinggalan dan ini patut ditingkatkan agar semua jalur penjualan dapat berjalan optimal," ujarnya.

Dilihat dari akun iPangananDotcom di Shopee, tampak beberapa produk dijual dengan harga yang telah mendapatkan potongan hingga 20 persen, termasuk ongkos kirim. Tentunya hal ini dapat menjadi daya pikat masyarakat yang lebih menyukai belanja dari rumah dengan harga yang dapat bersaing.

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved