Breaking News:

Dosen Meninggal Terpapar Covid-19, UINSU Lock Down 21 April - 4 Mei 2021

Berangkat dari kebijakan itu pun, pelayanan adminitrasi kampus secara langsung disebutnya dihentikan sementara dan beralih online. 

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/HO
KAMPUS Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menerapkan lock down atau penutupan sementara kampus dari 21 April 2021 - 4 Mei 2021. 

"Ya benar, itu karena kita indikasikan ada dosen yang baru - baru ini meninggal karena terpapar Covid-19," jelas Wakil Rektor III UIN Sumut Dr Nispul Khoiri kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Rabu (21/4/2021). 

Perihal itu juga ditandai dengan terbitnya Surat Edaran Rektor USU Nomor : B1453/Un.11.R/B.1.3.c/KS.02/04/2021 tentang penetapan sementara Kampus UIN Sumut. Hal itu dilakukan guna menghentikan penyebaran virus Corona. 

Nisrul pun menjelaskan perihal dosen yang meninggal karena Covid-19 ini masih sebatas indikasi. Pasalnya pihak keluarga sempat mengatakan tidak demikian. 

"Awalnya informasinya seorang dosen meninggal dunia dan indikasinya banyak mengatakan terkena Covid-19. Tapi belum bisa dikatakan demikian karena belum ada vonis dari dokter," sebutnya. 

"Informasinya dokter itu sempat di rawat di rumah sakit Imelda di Medan. Kalau kita justifikasi seseorang Covid-19 kan belum terbukti. Kita melakukan upaya preventif aja dulu," sambungnya. 

Berangkat dari kebijakan itu pun, pelayanan adminitrasi kampus secara langsung disebutnya dihentikan sementara dan beralih online. 

"Jadi kampus disterilkan. Sekaligus dilakukan vaksinasi untuk tingkat dekan sampai dosen. Dalam dua Minggu ini akan digelar," ungkapnya. 

Sebelumnya dikatakan vaksinasi telah dilakukan beberapa kepada pimpinan kampus UINSU. Selain vaksinasi, pihak kampus juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang rektor, birokrasi dan ruang kelas mahasiswa. 

"Kami harap ke depan juga setiap elemen kampus tetap menjalankan protokol kesehatan. Misalnya memakai masker, mencuci tangan

Ruang birokrasi, rektor, dan ruang kelas akan disinfektan. Selaku wakil rektor 3 menyarankan agar tetap menjalankan protokol kesehatan. Misalnya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," sebutnya. 

(cr8/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved