Breaking News:

Sebut Wapres Maruf Amin Banyak Kutu dan Injak Bendera, Begini Nasib Maya Setelah Diadili di PN Medan

Ibu rumah tangga bernama Rohmeini Purba alias Maya akhirnya divonis dua tahun penjara setelah menghina Wapres Maruf Amin

TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN
Saksi saat memberi keterangan pada sidang kasus penghinaan Wapres dan lambang negara di PN medan belum lama ini.(TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Rohmeini Purba alias Maya (28) sempat viral di media sosial.

Dia viral bukan karena prestasinya, tapi lebih kepada tindakan konyolnya yang menghina Wakil Presiden RI Maruf Amin.

Karena ulahnya itu pula, Rohmeini Purba alias Maya divonis dua tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata menilai Ibu Rumah Tangga (IRT) itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana perbuatan lain dengan maksud merendahkan kehormatan bendera negara, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 24 huruf a jo Pasal 66 24 a jo Pasal 66 Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Baca juga: FAKTA Kabar Ratu Entok Ditangkap Polisi karena Ucapan di Medsos yang Hina Profesi Perawat

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, menetapkan terdakwa tetap ditahan," vonis hakim sebagaimana dilansir dari Sistem Informasi Penelitian Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Medan, Rabu (21/4/2021).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nelson Victor yang meminta agar Rohmeini dihukum selama 3 tahun penjara.

Sebelumnya, dalam dakwaan jaksa menuturkan perkara yang menjerat warga Jalan Negera Link III Nomor 22 Deliserdang ini bermula pada 10 Agustus 2020 lalu, saat terdakwa Rohmeini memposting beberapa video yang melecehkan lambang dan simbol negara.

Baca juga: INTIP POTRET Para Pencopet Seksi di Preman Pensiun 5, Kecantikan Ghina, Delisa & Aulia Jadi Sorotan

"Bahwa pada tanggal 13 Agustus 2020 terdakwa membeli foto Presiden Joko Widodo, kemudian mengambil daun singkong dari belakang rumah dan menempelkan daun singkong tersebut pada bagian kepala, dan badan foto Presiden, setelah itu terdakwa menyebarkan foto tersebut pada media sosial Facebook dan Instagram terdakwa," kata JPU.

Tidak hanya itu, kata JPU, pada tanggal 10 Agustus 2020 terdakwa Maya kemudian membeli foto Wakil Presiden K.H Maruf Amin, kemudian ia mencoret bagian pipi dan bibir foto tersebut menggunakan lipstick berwarna merah.

Setelah itu dia mengambil bulu/rambut jagung dan ia letakkan pada bagian rambut foto Wakil Presiden. 

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved