Peringati Hari Bumi, Kayaker Sumut Bersihkan Danau Toba
Koordinator Kayak Eksplorasi Toba, Jimmy Ginting mengatakan pihaknya turut serta dalam berkontribusi terhadap bumi.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 8 Kayaker setelah mengarungi Danau Toba selama 5 hari empat malam dari Desa Sigapiton akhirnya tiba di Desa Bakkara.
Sambil menikmati keindahan alam Danau Toba, 8 Kayaker ini yang tergabung dalam Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera juga melakukan kegiatan bersih-bersih danau Toba.
Koordinator Kayak Eksplorasi Toba, Jimmy Ginting mengatakan pihaknya turut serta dalam berkontribusi terhadap bumi.
Ia mengaku sebanyak 8 Kayaker meluangkan waktu selama 5 hari 4 malam untuk menelusuri tepi danau toba sejauh 70 mil yang dimulai dari desa Sigapiton, kabupaten toba menuju lembah Bakara, Kabupaten Humbang Hasundutan untuk mengeksplorasi sisi timur hingga selatan Danau Toba.
"Di dalam eksplorasi ini, saya menemukan perkampungan kecil yang tidak ada akses darat, dan hanya bisa di lalui akses air untuk menuju kota," katanya, Kamis (22/4/2021).
Aksi kayaker ini di sambut baik oleh masyarakat pelaku pariwisata bakara.
Tak tanggung-tanggung, masyarakat bakara mengawal tim kayaker Eksplorasi Toba ini dari binanga rihit (perbatasan Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara) hingga menuju Mess Pemkab di desa Sinambela, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan yang di kenal dengan nama lembah bakara.
Masih dikatakan Jimmy, seluruh Kayaker yang telah mendarat dibantu masyarakat melakukan aksi bersih pantai bersama sejauh 500 meter.
"Kami tidak hanya melepaskan hasrat menikmati alam toba, akan tetapi anak-anak juga adalah aset untuk Danau Toba kedepannya, makanya kami rangkul untuk melakukan aksi lomba mewarnai," terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Eksplorasi Toba Yudha Pohan mengatakan kegiatan ini dinaungi oleh Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera.
Dalam kegiatan ini juga, sambung Yudha, pihaknya juga melakukan penanaman bibit pohon di Desa Tipang, Lembah Bakara untuk berkontribusi melestarikan bumi Toba menjadi media sarana berpetualang yang menyenangkan.
Yudha mengungkapkan betapa pentingnya menjaga kelestarian bumi, karena bumi telah banyak berkontribusi kepada manusia di dalam kehidupan, salah satunya oksigen dan air bersih.
Desa ini, katanya, satu tempat yang sangat "sexy" di dalam melakukan kegiatan kepetualangan apapun, makanya pihaknya memilih Kabupaten Humbang Hasundutan ini sebagai tempat aksi penanaman bibit pohon.
Barton Naibaho selaku Kabid Promosi dan Kelembagaan Dinas Pariwisata Humbang Hasundutan menyambut baik kegiatan eksplorasi toba ini di dalam pengembangan sport tourism berbasis eko tourism di bakara.
"Kita sangat mengapresiasi kegiatan dari 8 Kayaker yang tergabung dalam Lentera Pertiwi Sumatera. Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan," harapnya.
(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lentera-pertiwi-sumatera-mengumpulkan-8-kayaker-dari-provinsi-sumut.jpg)