Breaking News:

Sosok Kartini di Mata Perempuan Hari Ini dan Perbandingan Antara Cerita Bumi Poetra dan Belanda

RA Kartini dianggap sebagai sosok wanita pendobrak kesetaraan gender. Tapi banyak kisah dan pandangan lain mengenai Kartini

TRIBUN MEDAN/HO
Perempuan Hari Ini (PHI) Lusty Ro Malau mengutarakan pendapatnya soal sosok RA Kartini.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan sosok perempuan Jawa yang bagi sebagian kalangan dianggap memiliki keistimewaan, karena dianggap memperjuangkan kesetaraan gender.

Atas perjuangannya itu pula, maka di tanggal 21 April, diperingati sebagai hari Kartini. 

Namun sangat disayangkan, masih banyak sejarawan yang membanding-bandingkan sosok perjuangan Kartini yang bisa membangkitkan wanita mencapai kesetaraan di zaman penjajahan dengan tokoh perempuan lainnya.

Sebutkan saja perbandingan dengan keperkasaan Cut Nyak Dien, Rohana Kudus, sampai Dewi Kartika yang membuat sekolah di Jawa.

Soesalit Djojoadhiningrat, anak satu-satunya RA Kartini.
Soesalit Djojoadhiningrat, anak satu-satunya RA Kartini. (kolase tribunnews.com)

Perempuan Hari Ini (PHI) Lusty Ro Malau menggambarkan beberapa literatur, seperti buku Melacak Pemikiran Kartini Dari Sisi Lain.

Di buku itu sebenarnya dijelaskan ada perbedaan antara penulis penerbit Boemi Poetra dan Belanda dalam menulis dan mengulas sosok Kartini.

"Kalau penulis Bumi Poetra itu fokus kepada keraguan terhadap nasionalisme Kartini dan dijadikan boneka oleh Belanda. Sementara penulis Belanda lebih ke sebab kematian Kartini atau isi surat Kartini sampai keluarga Kartini," ujar Pendiri PHI Lusty di Kafe D'Caldera, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Makna Hari Kartini Bagi Melati, Pilot Wanita Kagum Bisa Lihat Pemandangan dari Atas Langit Indonesia

Dia menjelaskan saat membaca kedua referensi itu, ada kritik yang perlu disampaikan kepada penulis tersebut.

Karena selalu ada banyak hal yang menjadi masalah ketika perempuan menjadi tokoh.

Lain halnya ketika tokoh itu laki-laki.

Halaman
123
Penulis: Angel aginta sembiring
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved