Breaking News:

Kejari Siantar Tetapkan Seorang Pimpinan Bank Pelat Merah Tersangka Lelang Ruko

Yang mana pemenang lelang hanya berselisih Rp 1 juta dengan harga awal dari unit ruko yang ditawarkan dalam pelelangan tersebut. 

Ilustrasi Korupsi 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar menetapkan seorang tersangka dalam kasus pelelangan sebuah ruko milik Bank Pelat Merah di Pematangsiantar.

Penetapan tersangka dilakukan usai korps Adhyaksa itu melakukan penyelidikan sejak tahun 2020.

Kasi Pidana Khusus Kejari Pematangsiantar Dostom Hutabarat menyampaikan, dugaan korupsi di bank pelat merah Kantor Cabang Pematangsiantar berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang.

"Penetapan tersangka satu orang sementara. Mantan Head SMCR. Selanjutnya kita melakukan pemeriksaan kembali dan memperdalam kembali," ujar Dostom tanpa menyebut nama staf di bank tersebut.

Secara singkat, Dostom menyampaikan, pelelangan harta eksekusi ruko itu terdapat kejanggalan.

Yang mana pemenang lelang hanya berselisih Rp 1 juta dengan harga awal dari unit ruko yang ditawarkan dalam pelelangan tersebut. 

Selain melepas ruko dengan harga di bawah nilai, lelang diduga sengaja diikuti satu pihak saja.

Lantaran masih dalam tahap pendalaman dan masih memeriksa saksi-saksi lainnya, Dostom enggan menjabarkan secara gamblang kronologi dugaan penyalahgunaan wewenang lelang ruko itu.

"Tanggungan lelang itu terlalu rendah lah," singkat Dostom.

(Alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved