Breaking News:

Tips Kampus Wilmar Bisnis Indonesia Lahirkan Pengusaha Muda yang Kompetitif

Berbeda dengan yang disampaikan pada umumnya, Dony mengatakan jangan pernah mencintai produk yang ada sekarang ini.

Angel / Tribun Medan
Dosen Management Pemasaran International WBI Medan Prof Dony Perdana Sitompul, ST. MM (kiri) di Program Bincang-Bincang Pendidikan, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masa Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 membawa imbas di berbagai sektor bisnis, seperti Bisnis Pariwisata dan UMKM yang mengalami penurunan dari segi penjualan dan pendapatan.

Dalam mendongkrak peningkatan kestabilan perekonomian Indonesia, Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia turut terpanggil dengan turut melahirkan entrepreneur muda yang profesional, berintegritas, inovatif dan tangguh dari Sumatera Utara.

Seperti yang disampaikan Dosen Management Pemasaran International WBI Medan Prof Dony Perdana Sitompul, ST. MM mengatakan pemasaran dimasa sulit ini menyebabkan imbas bagi setiap orang bahkan perusahaan besar.

"Hal ini membuat orang yang bekerja melakukan sesuatu hal haru yang harus dilakukan, mungkin itu juga yang kami ajarkan di Wilmar Bisnis Indonesia untuk menghadapi ketidakpastian itu," ujar Dony Perdana Sitompul.

Ia menjelaskan hal ini sangat berkaitan dengan segala bidang kehidupan termasuk marketing, kalau dulu pemasaran hanya dipahami sekedar selling namun saat ini lebih luas karena mengutakaman need and want yang menjadi fokus utama ke konsumen.

Hal ini menjadi pembeda antara WBI dan Pergurusan Tinggi lainnya, di WBI mengajarkan enterpreneurship dan bukan hanya sekedar bisnis dan menjadi problem solver dan melahirkan inovasi baru.

"Misalnya cafe coffee, permasalahannya kalau kita buka hal yang sama maka kita tidak punya hal yang berbeda. Makanya enterpreneurship yang diajarkan bukan hanya bergerak di bisnis tetapi bisa menjadi profesional. Lulusan kami banyak yang menjadi enterprenuer yang karirnya cepat melesat," katanya di Program Bincang-Bincang Pendidikan, Kamis (22/4/2021).

Begitupun dalam pemasaran, ia harus mengetahui apa yang ingin ia tawarkan ke masyarakat sehingga orentasinya lebih kepada customer agar mengetahuinya dengan baik.

"Biasanya kesalahan pemula orang adalah saat dia bekerja tidak mengetahui apa yang dia jual. Jadi kalau seperti itu dia tidak bisa memberikan informasi yang cepat bagi konsumen" katanya.

Dalam pemasaran, ada yang dinamakan dengan marketing research yaitu penggalian informasi mengenai apa permintaan pasar. Dony menjelaskan kesalahan bagi pebisnis pemula yaitu mereka ingin bersaing merek dengan mengandalkan harga yang lebih murah.

Halaman
12
Penulis: Angel aginta sembiring
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved