Breaking News:

Viral Medsos

TRENDING TOPIK: Kirim Doa Untuk Keselamatan Seluruh Kru Kapal Selam KRI Nanggala-402

Persediaan oksigen kapal selam KRI Nanggala-402 diperkirakan bertahan hingga Sabtu (24/4/2021) dini hari, tepatnya pada pukul 03.00 WITA. 

Penulis: Abdi Tumanggor | Editor: Abdi Tumanggor
Kolase Tribun-medan.com/Istimewa
Sosok Kolonel Harry Setiawan, Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Komando Armada (Koarmada) II yang ada di dalam Kapal Selam KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan laut utara Bali. 

5. The Reds Indonesia @TheReds_Indo

"Mari sejenak mengirimkan doa untuk agar KRI Nanggala 402 dapat segera ditemukan dan 53 prajurit bangsa didalamnya dapat diselamatkan,"tulisnya.

6. Dahnil A Simanjuntak @Dahnilanzar

"Sobat, mari selipkan doa yg terbaik malam ini, dalam qiyamul lail atau taraweh sobat semua, agar KRI Nanggala 402 bisa segera ditemukan dan para prajurit yg ada di KRI tersebut selamat. Pun, sobat yg beragama lain selipkan lah doa-doa terbaik buat para prajurit terbaik kita tsb,"tulisnya.

7. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

"Saya mengikuti terus perkembangan proses pencarian Kapal Selam @_TNIAL_ KRI Nanggala hingga hari ini. Saya mengajak seluruh kader @PDemokrat untuk mendoakan agar upaya pencarian segera membuahkan hasil & seluruh prajurit KRI Nanggala bisa diselamatkan. Amin,"tulisnya.

8. unilubis@unilubis

"Sedih banget. Tuhan bersama seluruh kru kapal selam #Nanggala402 Semoga bisa diselamatkan. Pilu, Curhat Istri ABK Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang Sedang Hamil,"tulisnya.

9. Prabowo Subianto @prabowo

"I would like also to take this opportunity to express my gratitude for the assistance provided by the Minister of Defense of India H. E. @rajnathsingh in the process of searching for the KRI Nanggala 402. Hopefully get the results we expect."tulisnya.

10. Akun Reski Min @pacarkaksuga

"Sending my prayers to all the crews of KRI Nanggala 402 and their families. hopefully all the crews can be found and return home safely,"tulusnya.

11. #FahriHamzah2021 @Fahrihamzah

"Ya Allah, Selamatkanlah nyawa pasukan kami...lindungi mereka dari bahaya dan berilah kegembiraan dan ketabahan pada seluruh keluarga mereka. Amin YRA. #Prayfornanggala402," tulisnya.

12. Deva Rachman @DevaRachman

"Para muslimin dan muslimat, mari seraya kita tahajud dan doa di waktu sahur mari berdoa untuk keselamatan awak kapal selam nanggala 402 yg hilang diberikan keajaiban. Semoga Allah menyelamatkan semua awak kapal.. Aamiin yaa rabb,"tulisnya.

13. Haikal Hassan Baras @haikal_hassan

"Didetik2 terakhir ini mari berdoa utk KRI Nanggala 402. Oksigen para awak kapal sudah sangat menipis..... Semoga segera ditemukan dan seluruh awak selamat dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga... Aamiin...,"tulisnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintah Panglima TNI dan KSAL memimpin pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan Bali, keselamatan 53 awak kapal jadi prioritas penyelamatan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini dilancarkan, diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala 402, dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat."

------Presiden Joko Widodo-----

Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (TRIBUN-MEDAN.COM/BIRO SETPRES)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dan sejumlah instansi terkait lainnya untuk mengerahkan segala kekuatan dalam rangka melakukan pencarian Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Perintah Presiden Jokowi; keselamatan terhadap 53 awak kapal yang ada di dalamnya menjadi prioritas utama.

"Saya telah memerintahkan Panglima TNI, KSAL, Basarnas, dan bersama-sama instansi terkait lainnya untuk mengerahkan segala kekuatan dan upaya seoptimal mungkin melakukan upaya pencarian dan penyelamatan. Prioritas utama adalah keselamatan 53 awak kapal," ujar Presiden Jokowi di Istana Bogor, Kamis (22/4/2021).

Saat ini Panglima TNI, KSAL, dan sejumlah elemen terkait lainnya tengah memimpin langsung upaya pencarian di lapangan.

KRI Nanggala 402 mengalami hilang kontak saat menggelar latihan di perairan utara Pulau Bali pada Rabu, 21 April 2021, kemarin.

Terkait hal tersebut, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan yang terbaik dalam pencarian dan penyelamatan seluruh awak yang ada di dalam KRI Nanggala 402.

"Kepada keluarga awak kapal, saya memahami betul perasaan Bapak dan Ibu semuanya saat ini. Tapi, sekali lagi, pemerintah telah dan akan terus mengupayakan yang terbaik dalam pencarian dan penyelamatan seluruh awak yang ada di dalam kapal selam tersebut," ujarnya.

Dalam hal ini, Presiden Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini diberikan kemudahan dan kelancaran dan seluruh awak yang berada di dalam kapal selam tersebut dapat kembali dalam keadaan selamat.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini dilancarkan, diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala 402, dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat," ujarnya.

Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) pagi.

"Blackout itu mampu 72 jam, sekitar 3 hari. Jadi bisa sampai Sabtu jam 03.00 WIB. Sehingga cadangan oksigen masih ada."

------Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono-------

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono (TRIBUNNEWS.com)

Kapal selam KRI Nanggala-402 bisa berisiko fatal jika berada di kedalaman lebih dari 500 meter.

Bukan tanpa alasan, KRI Nanggala-402 hanya memiliki penyelaman maksimal di kedalaman 250-500 meter di dasar laut.

"Pabrikannya 250-500 meter. Kalau lebih dari itu cukup fatal sih ya," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispen AL), Marsekal Pertama Yulius Widjojono, Kamis (22/4/2021), dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan ada dua kemungkinan soal keberadaan KRI Nanggala-402 yang hilang sejak Rabu (21/4/2021).

Dilansir Tribunnews, Yudo menyebut bisa saja kapal selam ini berada di kedalaman 50-100 meter lantaran ditemukan tumpahan berupa oli atau minyak di lokasi hilangnya KRI Nanggala-402.

KRI Nanggala-402
KRI Nanggala-402 (Twitter @JurnalMaritim)

Tak hanya itu, magnometer KRI Rimau juga mendeteksi adanya daya magnet tinggi di kedalaman 50-100 meter di Perairan Bali.

"Ada kemungkinan apabila itu masih bisa melayang di kedalaman 50 sampai 100 kemungkinannya ABK-nya membuang bahan cair yang ada di situ."

"Di situ ada oli, ada minyak, dibuang, harapannya ini untuk mengapungkan, meringankan berat kapal selam tersebut sehingga kondisinya bisa melayang," beber Yudo dalam konferensi pers, Kamis.

Kemungkinan kedua, ujar Yudi, tangki bahan bakar KRI Nanggala-402 retak dan bocor.

Hal ini menyebabkan kapal selam mengalami 'blackout' dan tenggelam hingga kedalaman 500-700 meter.

"Kemungkinan tersebut adalah, pertama, tankinya memang mengalami keretakan sehingga bocor karena dia masuk ke dalam."

"Terus kemudian kondisi blackout, masuk ke dalam terus dengan kedalaman kurang lebih 500 sampai 700, ini bisa retak," pungkasnya.

TNI Punya Waktu 72 Jam

Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. (KOMPAS.com CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO)

Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021).

Perhitungan waktu ini berdasarkan kapasitas oksigen KRI Nanggala-402 sejak menyelam.

Dilansir Tribunnews, berdasarkan waktu tersebut, KRI Nanggala-402 yang menyelam pada pukul 03.00 WIB tersebut, bisa bertahan hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB.

"Blackout itu mampu 72 jam, sekitar 3 hari. Jadi bisa sampai Sabtu jam 03.00 WIB."

"Sehingga cadangan oksigen masih ada," terang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, dalam konferensi pers, Kamis (22/4/2021).

Yudo mengungkapkan sebelum hilang kontak, kondisi KRI Nanggala-402 dalam keadaan baik, secara personel maupun materiil.

Tak hanya itu, sertifikat kelaikan kapal selam ini pun masih berlaku hingga 25 Maret 2022 mendatang.

"Jadi kapal KRI Nanggala ini masih dalam keadaan siap, baik personel maupun materiil."

"Personel lengkap, materiil pun sudah mendapat surat kelayakan dari Dislaikmatal TNI AL," terangnya.

"Sertifikat kelaikan masih sampai tanggal 25 Maret 2022."

"Jadi masih layak untuk melaksanakan kegiatan operasi," ungkap Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menambahkan.

Diketahui, KRI Nanggala-402 menghilang tepat 46 menit setelah izin menyelam.

Kapal selam ini hilang kontak saat latihan menembak rudal D802 dan torpedo.

Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan fast rope di atas kapal selam KRI Nanggala-402 untuk menyelamatkan korban saat perayaan HUT Ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Selasa (7/10/2014). Peringatan terbesar sepanjang sejarah TNI tersebut mengambil tema Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan fast rope di atas kapal selam KRI Nanggala-402 untuk menyelamatkan korban saat perayaan HUT Ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Selasa (7/10/2014). Peringatan terbesar sepanjang sejarah TNI tersebut mengambil tema Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Dilansir Tribunnews, berikut detik-detik KRI Nanggala-402 hilang kontak:

02.30 WITA: Latihan dimulai.

03.00 WITA: KRI Nanggala-402 izin menyelam pada kedalaman 13 meter dan persiapan penembakan torpedo, sambil didampingi sea rider.

03.00-03.30 WITA: Geladak haluan KRI Nanggala-402 masih terlihat oleh tim penjejak sea rider dalam jarak 50 meter.

Dalam kurun waktu ini, KRI lainnya menempati posisi untuk mengecek torpedo, dalam hal ini adalah unsur-unsur lain yang saat itu juga sedang persiapan peluncuran torpedo.

03.46 WITA: Sea rider memonitor lampu pengenal dari KRI Nanggala-402 perlahan-lahan mulai menyelam dan tidak terlihat untuk penembakan torpedo.

03.46-04.46 WITA: Personel di permukaan terus-menerus memanggil KRI Nanggala-402, tapi tak ada respons.

Mengetahui KRI Nanggala-402 tak merespons, helikopter diterbangkan dari KRI Gusti Ngurah Rai untuk melakukan deteksi visual.

Namun, hasilnya nihil.

06.46 WITA: Dilakukan isyarat sub-miss atau kapal selam hilang.

Meski KRI Nanggala-402 hilang kontak, Yudo mengungkapkan belum ada bukti autentik kapal selam buatan Jerman ini tenggelam.

Hal ini berdasarkan kronologis hilangnya KRI Nanggala-402 yang sampai saat ini masih dalam pencarian.

"Jadi sampai sekarang belum ada bukti autentik, artinya belum terdeteksi di mana posisinya, sehingga belum kita isyaratkan untuk sub-sunk (tenggelam)."

"Ini kronologis KRI Nanggala yang sampai saat ini masih dalam pencarian," beber Yudo, dilansir Tribunnews.

Baca juga: Ketika Nenek Ida Farida Terus Menerus Menyakan Kabar Putranya, Kolonel Laut (P) Harry Setiawan

Baca juga: Air Mata Istri Serda Guntur Tumpah, Ceritakan Suaminya Pergi Tugas Berlayar dengan KRI Nanggala-402

Baca juga: Sosok Kolonel Harry Setiawan, Baru Jabat Dansatsel Koarmada II, Ikut di Kapal Selam KRI Nanggala-402

Baca juga: Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402, Ada Tumpahan Minyak di Laut, Ini Analisis Pakar Kelautan ITS

Baca juga: Monster Laut yang Tabah Sampai Akhir: Puisi Ari Junaedi untuk KRI Nanggala-402 yang Hilang Kontak

Sebagian artikel telah tayang di Tribunnews.com dengan judul:Risiko Jika KRI Nanggala-402 di Kedalaman Lebih dari 500 Meter, Kadispen AL Sebut Bisa Fatal

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved