Breaking News:

TRIBUNWIKI

Masjid Al Massawa Bukti Eksistensi Etnis Arab di Medan, Lebih Tua dari Masjid Raya Al Mashun

Masjid Arab dikelilingi oleh kantor-kantor dan ruko. Letaknya di gang kecil antara Jalan Arab dan Jalan Temanggung.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Masjid Al Mussawa atau Masjid Arab di jalan Temanggung, Kesawan, Medan Barat. Masjid ini dibangun pada tahun 1809 dan menjadi saksi sejarah keberadaan bangsa Arab di Kota Medan.  

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Dari beberapa masjid bersejarah lainnya di Kota Medan, Masjid Al Massawa termasuk yang paling jarang disoroti keberadaannya.

Masjid yang juga akrab disebut dengan Masjid Arab ini dibangun pada tahun 1890 yang secara historis lebih tua dibandingkan Masjid Raya Al Mashun yang dibangun pada 1906.

Masjid Arab dikelilingi oleh kantor-kantor dan ruko.

Letaknya di gang kecil antara Jalan Arab dan Jalan Temanggung, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Masjid ini terletak tak jauh dari Masjid Lama Gang Bengkok di Jalan Masjid. Juga hanya berjarak beberapa meter dari situs bersejarah di Kesawan, Rumah Tjong A Fie.

Masjid Al Mussawa atau Masjid Arab di jalan Temanggung, Kesawan, Medan Barat. Masjid ini dibangun pada tahun 1809 dan menjadi saksi sejarah keberadaan bangsa Arab di Kota Medan. 
Masjid Al Mussawa atau Masjid Arab di jalan Temanggung, Kesawan, Medan Barat. Masjid ini dibangun pada tahun 1809 dan menjadi saksi sejarah keberadaan bangsa Arab di Kota Medan.  (TRIBUN MEDAN/RECHTIN)

Baca juga: Komnas Perempuan Kecam Tindakan Maniur Sihotang yang Perlakukan Pacarnya Layaknya Anjing

"Masjid Al Massawa atau lebih dikenal dengan Masjid Arab dibangun pada tahun 1890. Diberi nama Al Massawa karena dibangun atas tanah waqaf milik Abdurrahman Al Massawa, seorang keturunan Arab dari Yaman," ujar Haji Abdul Azis, Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al Massawa kepada tribun-medan.com, Jumat (23/4/2021).

Azis mengatakan, sejarah Masjid Arab diawali dengan rasa cemburu kelompok etnis Arab yang tinggal di sekitar Kesawan.

Di mana pada sekitar tahun 1890 saudagar Tionghoa Tjong A Fie memberikan tanah dan dana untuk membangun Masjid Lama untuk orang Melayu di Kesawan.

"Pada sekitar tahun 1890 Tjong A Fie memberikan tanah kepada orang Melayu yang ada di Jalan Masjid untuk dibangun Masjid.

Karena sebagian besar yang tinggal di daerah sini orang Arab, salah satunya Abdurrahman Al Massawa, jadi dia cemburu tidak dikasih tanah sama Tjong A Fie, makanya dikasihnya tanahnya untuk didirikan Masjid pada tahun 1890," jelas Azis.

Halaman
123
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved