Petugas Rutan Labuhan Deli Borong Produk Buatan Warga Binaan

Ragam hasil keterampilan warga Binaan sengaja dipajang di lobi Rutan Kelas I Labuhan Deli sebagai bentuk apresiasi

TRIBUN MEDAN/HO
Petugas Rutan Kelas I Labuhan Deli ramai-ramai membeli produk (keterampilan)  hasil kreatifitas warga binaan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Guna meningkatkan produktivitas WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan), Petugas Rutan Kelas I Labuhan Deli ramai-ramai membeli produk (keterampilan) hasil kreatifitas warga binaan.

Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Labuhan Deli Nimrot Sihotang didampingi Kasubsi Bimbingan Kegiatan, Wilson Sibarani mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke 57 Tahun 2021.

Dikatakannya, ragam hasil keterampilan warga Binaan sengaja dipajang di lobi Rutan Kelas I Labuhan Deli sebagai bentuk apresiasi. Selain itu kaos hasil keterampilan juga dijual kepada pegawai dan umum.

“Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus menjalankan amanah dari pimpinan pusat yang memerintahkan agar seluruh UPT Pemasyarakatan diseluruh Indonesia, yang salah satunya Rutan Kelas I Labuhan Deli ikut menyelenggarakan serangkaian kegiatan bersifat positif tersebut guna meningkatkan komitmen  dalam mencapai tujuan pemasyarakatan,” ucapnya, Sabtu (24/4/2021).

Ia mengatakan untuk memeriahkan Hari Bakti Permasyarakatan tersebut, ada 10 rangkaian kegiatan yang diamanahkan dari pusat, yang salah satunya One Day, One Prison Product. 

"Yang mana produk yang ditawarkan adalah kaos sablon murni hasil buah tangan keterampilan WBP yang dikerjakan didalam Rutan yaitu di dalam ruang BMB (Berubah Menjadi Baik) dan hari ini  kita pasarkan kepada pegawai dan umum. Dan acara puncaknya akan dilakukan upacara pada hari Selasa 27 April 2021," ucapnya.

Hal ini katanya, dilakukan guna meningkatkan produktivitas WBP karena hasil penjualan tersebut, akan dialokasikan sebagai insentif mereka yang dikaryakan untuk menambah pendapatan Negara yang akan disetorkan sebagai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), sekaligus akan dikirimkan juga ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang nantinya akan disalurkan kepada saudara yang terkena bencana alam, seperti NTT dan Kalimantan Selatan dan daerah lainnya sebagai bentuk kegiatan sosial.

"Ada beberapa hasil karya warga binaan yang kami tawarkan seperti sapu lidi, handycraft dan lain-lain. Kami akan terus meningkatkan kegiatan positif seperti ini, guna  meningkatkan citra positif  pemasyarakatan,” ucapnya.

Kepada seluruh petugas Rutan Kelas I Labuhan Deli, Karutan juga berpesan agar bersama-sama menjaga marwah pemasyarakatan serta dapat mewujudkan slogan Rutan Labuhan Deli yaitu  AHOI (Amanah Humanis, Optimis dan Inofatif) dengan memberikan pelayanan terbaik.

"Tak lupa kami juga mengajak seluruh mayarakat agar mendukung kami dalam dalam mewujudkan Zona Integritas menuju WBK sebagai komitmen  kami dalam mengabdikan diri terhadap negara dan masyarakat demi Indonesia maju," pungkasnya

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved