Breaking News:

Antisipasi Covid-19 Momen Mudik, Pintu Masuk Toba Dijaga Ketat, Pengunjung Akan Di-rapid Test

Pemerintah Kabupaten Toba akan lakukan check point di pintu masuk Kabupaten Toba pada saat mudik yang semakin mendekat.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audy Murphy Sitorus 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pemerintah Kabupaten Toba akan lakukan check point di pintu masuk Kabupaten Toba pada saat mudik yang semakin mendekat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audy Murphi Sitorus menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Toba untuk menghidupkan kembali posko-posko di desa dan kelurahan.

“Kita sudah melakukan rapat dengan Satgas berikut Forkopimda bahwa dalam minggu ini atau minggu depan kita akan menghidupkan kembali posko di desa dan kelurahan kemudian ada check point di pintu masuk ke Kabupaten Toba dan di objek-objek wisata,” ujar Sekdakab Toba saat dikonfirmasi Tribunmedan.id pada Selasa (27/4/2021).

Ia mengatakan bahwa petugas akan melakukan rapid test random kepada para pendatang.

“Kita lakukan pencegahan terutama juga bagi pendatang akan kita lakukan rapid test secara random walaupun tidak seluruhnya, tetapi kita akan menunjukkan kepada para pendatang itu bahwa Toba ini tegas terkait penanggulangan Covid-19,” tambahnya.

“Bukan perjalanan yang kita larang, tapi sekadar mudik itu dilarang. Tetapi untuk tujuan-tujuan tertentu, misalnya; tugas, kemudian emergency dalam hal kesehatan, dan sifat-sifat yang lain yang enggak bisa ditunda, saya pikir tidak dilarang,” sambungnya.

Satgas Covid-19 juga akan melakukan tracing ataupun melakukan rapid bagi pendatang-pendatang baru.

Dengan demikian, ia mengimbau masyarakat Toba agar jangan lengah melaksanakan program 3 M.

Sebelumnya, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan di Sumatera Utara, akan melakukan penyekatan transportasi di beberapa lokasi di Sumut, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kepala BPTD Wilayah II Provinsi Sumut Batara mengatakan, akan melakukan larangan pengoperasian sarana transportasi kepada kendaraan bermotor umum dan perorangan serta kapal angkutan sungai, danau dan penyeberangan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.

Penyekatan akan dilakukan di sejumlah satpel yang dikelola BPTD Wilayah II Provinsi Sumut, baik di terminal tipe A, di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Barang (UPPKB), maupun di pelabuhan penyeberangan.

"Dalam Pengendalian Transportasi ini pihak kami juga akan bekerjasama dengan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah se-tempat dan stakeholder lainnya," ujar Batara pada Sabtu (24/4/2021) setelah resminya PM 13/2021 diterbitkan.

Batara juga menyatakan bahwa pos pengendalian di seluruh satpel yang dikelola untuk mengawasi terjadinya mudik antar provinsi juga antar daerah di luar daerah aglomerasi Mebidangro.

"Apabila ditemukan adanya warga yang nekat melakukan mudik akan dipaksa untuk putar balik.Batara juga menegaskan Protokoler Covid juga tetap dilaksanakan di pos pengendalian yang kami miliki" sambungnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved