Breaking News:

Bandar Narkoba Hendak Tikam Kades

Bandar Narkoba Ngamuk Nyaris Tikam Kades Pakai Sundak Pari, Pak Kades: Dia Kesal Banyak Penangkapan

Residivis kasus narkoba nyaris menikam pak kades dengan senjata sundak pari. Beruntung kades bisa menangkis

HO
Kepala Desa Rantau Panjang Muhammad Yusni (kanan) saat diserang bandar narkoba bernama Hermasn (kiri). 

TRIBUN-MEDAN.com,PANTAI LABU--Herman, residivis dan bandar narkoba yang tinggal di Dusun III, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu cukup kesohor di kalangan masyarakat.

Selain dikenal sebagai bandit kampung, Herman ini diduga masih aktif mengedarkan narkoba.

Lantaran kesal wilayahnya bolak-balik digerebek aparat gabungan, Herman pun menyerang Kepala Desa Rantau Panjang Muhammad Yusni.

Kades M Yusni nyaris dibunuh Herman dengan cara ditikam menggunakan sundak pari, sejenis senjata tajam dari tulang ekor ikan pari.

"Kejadiannya pada Rabu (21/4/2021) lalu. Waktu itu saya lagi survei lokasi bantuan MCK dari Perkim," kata Yusni, Selasa (27/4/2021).

Yusni mengatakan, Herman menyerang dirinya lantaran selama ini ia konsern terhadap pemberantasan narkoba.

"Jadi serangan itu spontanitas dengan alat sajam seperti sundak pari yang tingkat risikonya cukup tinggi," kata Yusni.

"Dari bahasa dia yang keluar, dari zaman dulu tidak ada penangkapan-penangkapan, tapi di zaman kau ini penangkapan selalu ada,"

"Ku bunuh nanti kau, ku tikam kau, kek gitu lah bahasanya," ujar Yusni.

Sejak keluar penjara, Herman kembali menjadi target petugas BNNK Deliserdang.

"Dia memang bandar di Desa Rantau Panjang, dan memang target dari Polresta Deliserdang maupun BNN Deliserdang," sambungnya.

Sejak tahun 2019 lalu, Desa Rantau Panjang masuk sebagai objek Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang digaungkan Pangdam I/Bukit Narisan.

Sedangkan tahun ini, Desa Rantau Panjang pilot projek dari provinsi untuk desa bersinar yang akan diikut sertakan ke tingkat nasional.

Karena program ini pula, Yusni selaku kepala desa wajib mengawal desanya agar bersih dari narkoba.

Namun, Herman yang merupakan bandit kampung tidak terima akan hal itu.

"Saya memang tidak ada luka. Tapi saya sudah buat laporan ke Unit Reskrim Polresta Deliserdang," kata Yusni.(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved