Breaking News:

Gelapkan Uang Nasabah Puluhan Milyar, Direktur PT TPI Dituntut 7 Tahun Penjara

Saksi korban Amelia Kosasi lalu menyimpan dana awal di Koperasi Jasa Timur Pratama Indonesia sebesar Rp1 miliar. 

TRIBUN MEDAN/GITA
Dua terdakwa menghadapi sidang tuntutan di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Direktur PT Timur Property Investindo (TPI) The Antonius Fregianto alias Egi, dituntut pidana selama 7 tahun dalam sidang di Ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (27/4/2021).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan menilai, Antonius terbukti melakukan penggelapan puluhan miliar berkedok koperasi.

Jaksa menyatakan warga Jalan Taman Indah, Jakarta Barat ini melanggar Pasal 46 ayat (1) jo ayat (2) UU No 10 tahun 1998 Tentang Perubahan UU No 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan dan Pasal 372 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. 

"Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa The Antonius Fregianto alias Egi dengan pidana penjara 7 tahun denda Rp 10 Miliar subsider 3 bulan kurungan," ujarnya di hadapan Hakim Ketua Hendra Sipayung. 

Selain terdakwa Fregianto, JPU juga menuntut terdakwa Inee Irina Luhulima selaku Ketua I Koperasi Simpan Pinjam Timur Pratama Indonesia dengan pidana selama 8 tahun penjara. Selain itu, dia juga didenda sebesar Rp 10 miliar subsider 3 bulan kurungan. 

Menurut JPU, perbuatan keduanya mengutip uang dari masyarakat tanpa izin. 

Usai mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang selanjutnya. 

Mengutip dakwaan, Direktur PT Timur Property Investindo (TPI), The Antonius Fregianto alias Egi didakwa atas kasus penggelapan berkedok koperasi, yang menyebabkan nasabah merugi puluhan miliar rupiah. 

Singkat cerita, pada sekitar bulan Maret 2016, saksi korban Amelia Kosasih yang sudah mengenal saksi Nelly yang sebelumnya bekerja sebagai branch manager bank danamon medan, menawarkan investasi yang sangat menguntungkan. 

Atas tawaran dari saksi Nelly tersebut, saksi korban Amelia Kosasi lalu menyimpan dana awal di Koperasi Jasa Timur Pratama Indonesia sebesar Rp1 miliar. 

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved