Breaking News:

HIDROFON KRI Nanggala-402 Berhasil Diangkat, Lokasi Torpedo Telah Ditemukan

Hidrofon milik KRI Nanggala 402 ini berfungsi untuk mendeteksi kapal selam atau kapal di permukaan.

Editor: Abdi Tumanggor
TNI AL
Foto-foto Puing KRI Nanggala-402 di kedalaman 838 meter 

Sementara manusia hanya bisa bertahan pada tekanan sekitar 3 hingga 4 atm.

Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan kenapa awak kapal selam KRI Nanggala-402 tidak dapat begitu saja keluar dari kapal selam.

Berenang di laut pada kedalaman 850 adalah hal yang tidak mungkin bagi manusia, rasanya mungkin akan sama seperti dinjak 100 ekor gajah di kepala.

Untuk itu, Indonesia membutuhkan bantuan ISMERLO guna mengangkat badan KRI Nanggala-402, namun untuk evakuasi jenazah sudah tidak mungkin lagi dilakukan.

Tautan Artikel Kompas TV: Melihat Kondisi Laut di Kedalaman 800-an Meter, Seperti Apa?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved