Breaking News:

Punya Sabu Ratusan Gram, 5 Warga Aceh Dutuntut 13 Tahun Penjara

Kelima terdakwa diberi kesempatan untuk menyusun nota pembelaan yang akan dibacakan pada sidang pekan mendatang.

TRIBUN MEDAN/GITA
Sidang tuntutan lima terdakwa sabu di Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (27/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Lima sekawan yang didakwa kepemilikan sabu seberat 474,5 gram, kini dituntut Jaksa dengan hukuman masing-masing 13 tahun penjara, dalam persidangan virtual di Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (27/4/2021).

Kelima terdakwa yaitu Fauzari alias Fauzan dan Faisal yang merupakan warga Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur dan Ismail alias Quien, M Reza dan Fery Suryawan yang merupakan warga Desa Lhok Jok Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara.

"Meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini, agar menghukum para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 13 tahun, dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan," kata JPU Anita.

Menurut JPU, para terdakwa tanpa hak dan melawan hukum melakukan permufakatan jahat menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika Golongan I.

"Perbuatan terdakwa melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," pungkas JPU.

Atas tuntutan JPU, kelima terdakwa diberi kesempatan untuk menyusun nota pembelaan yang akan dibacakan pada sidang pekan mendatang.

Diuraikan JPU, kelima terdakwa ditangkap pada Juli 2020, setelah mendapat laporan dari seorang informan. 

Kemudian, petugas Polisi dari Polda Sumut, Bismar Marpaung bersama dengan Jos Pahala Simarmata menghubungi terdakwa Fauzari.

"Lalu terdakwa  Fauzari  menghubungi terdakwa Faisal,  pada 21 Juli 2020. Sekira pukul 13.00 WIB saksi polisi bersama terdakwa  Fauzari dan terdakwa Faisal, melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Ngumban Surbakti Kelurahan Sempakata Kecamatan Medan Selayang Kota Medan tepatnya di dalam kamar No. 103 Hotel Oyo," ucap JPU.

Namun, saat terdakwa Fauzari akan menyerahkan narkotika jenis sabu tersebut, saksi Jos Pahala Simarmata bersama tim, langsung melakukan penangkapan terdakwa Fauzari  dan terdakwa Faisal.

"Saat ditangkap lalu diinterogasi dan kemudian dilakukan penangkapan terhadap terdakwa  Ismail Alias Quien, terdakwa Feri Suryawan dan terdakwa  M. Reza yang sedang menunggu transaksi narkotika jenis sabu tersebut di Jalan Kapten Muslim Kelurahan Sei Sikambing Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan tepatnya di pinggir jalan," urai JPU.

Setelah kelima terdakwa diamankan, kata jaksa, mereka mengakui  bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang yang bernama Herman (DPO). 

Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 474,5 gram. Kelima terdakwa kemudian dibawa petugas ke Polda Sumut. 

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved