Breaking News:

Bulog Sumut Persiapkan 14 Ton Daging Kerbau Beku Untuk Kebutuhan Ramadan, Bisa Dibeli Lewat Online

Dikatakan Wahyu, saat ini stok daging kerbau beku lagi kosong dan pada Jumat (30/4/2021) mendatang akan masuk 14 ton.

HO / Tribun Medan
Katalog Daging beku yang kini dapat dibeli di iPangananDotcom melalui Shopee. 

TRIBUN-MEDAN.com - Digitalisasi Bulog kian dikembangkan dengan memasukkan produk daging kerbau dan sapi beku sebagai pilihan produk ke dalam katalog iPangananDotcom, aplikasi bisnis komersil Bulog.

Kabid Pemasaran Perum Bulog Sumut, Wahyu mengungkapkan bahwa Dirut Bulog, Budi Waseso baru saja melaunching daging kerbau beku untuk masuk ke dalam katalog di iPangananDotcom. 

"Ini diluncurkan agar masyarakat gampang untuk mengaksesnya. Toh selama ini hanya beras, minyak, dan gula atau barang lain. Sekarang kita masukkan daging juga biar mesan daging bisa diantar langsung ke rumah dengan harga yang terjangkau. Harga online ini sama jika beli ke gudang kita," ungkap Wahyu, Rabu (28/4/2021).

Adapun untuk harga daging kerbau beku ini seharga Rp 80 ribu, sedangkan daging sapi beku seharga Rp 90 ribu.

Cukup terjangkau, namun, Wahyu mengatakan bahwa untuk saat ini pembelian secara online masih dibatasi untuk wilayah Medan dan perbatasan Deliserdang.

"Di launching secara nasional, iPangananDotcom kita masih melayani kota Medan dan pinggiran perbatasan Deliserdang. Nah untuk kota Medan itu sudah mulai ada cuma dua hari ini belum ada memesan secara online," ujarnya.

Dikatakan Wahyu, untuk proses pengiriman daging kerbau beku ini bekerjasama dengan JNE yang dipastikan akan dikirim di hari yang sama.

"Misalnya pesan pagi, itu langsung diantar. Jadi kita ada freezer di gudang kita. Skemanya itu, JNE mengangkutnya itu sebelum jam 12 siang dia langsung antar," jelasnya. 

Dikatakan Wahyu, saat ini stok daging kerbau beku lagi kosong dan pada Jumat (30/4/2021) mendatang akan masuk 14 ton.

"Untuk daging sapi ada sekitar dua ton dan hari Jumat ini akan masuk lagi 14 ton dan habis lebaran akan masuk lagi 14 ton lagi yang berasal dari India. Jadi untuk Lebaran mudah-mudahan kita sudah aman," jelasnya.

Namun begitu, Wahyu menyebutkan bahwa penjualan secara online tidak dapat diborong dalam sekali pembelian.

"Memang akan ada dibatasi agar masyarakat tidak terlalu memborong karena kalau di online ini, jadi nanti di sistem akan diberikan batasannya berapa untuk sekali pembelian," ujar Wahyu.

Terkait hal ini, Wahyu juga mengatakan berharap penjualan daging lewat online dapat mendongkrak masyarakat membeli di iPangananDotcom.

"Belanja sekarang gak susah lagi, tinggal pesan online dan semua kebutuhan ada. Sekarang pun ibu-ibu banyak belanja lewat online. Jadi kita harapkan barang-barang lewat online semakin dikenal oleh masyarakat. Kita juga selalu sosialisasi di grup wa ataupun sosial media," pungkas Wahyu.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved