News Video

Jalan Williem Iskandar depan UNIMED yang Rusak Parah Mulai Diperbaiki

Diketahui, kondisi Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang dekat Kampus UNIMED sangat memprihatinkan.

Tayang:

Jalan Williem Iskandar depan UNIMED yang Rusak Parah Mulai Diperbaiki

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan Deliserdang mulai diperbaiki.

Amatan tribun-medan.com di lokasi, perbaikan jalan sudah dimulai pada Selasa (27/4/2021) lalu. Ruas jalan yang berada tepat di depan Universitas Negeri Medan (Unimed) ini terlihat ditutup sementara.

Pengendara yang melintas harus menggunakan ruas jalan dari arah berlawanan sehingga terlihat terjadi kepadatan .

Dua orang petugas juga tampak tengah mengecor jalan yang berlubang.

"Tadi saya lihat sudah mulai diperbaiki jalannya di sana. Sepertinya masih diratakan sebelum diaspal," ujar seorang warga, Amel kepada tribun-medan.com, Rabu (28/4/2021).

Amel pun mengatakan perbaikan jalan di depan Unimed ini sudah beberapa kali dilakukan tapi kembali rusak.

"Sudah sering diperbaiki tapi percuma, balik lagi kondisinya. Mungkin asal-asalan kerjanya atau dananya dikorupsi," tuturnya.

Ia berharap pengerjaan jalan Willem Iskandar dapat segera selesai dengan kualitas yang baik.

"Kasihan di sini sudah sering orang kecelakaan gara-gara lubang. Tapi enggak pernah diperhatikan pemerintah. Kalau bisa serius lah diperbaikinya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Deliserdang, Heriansyah Siregar hingga berita ini diturunkan, belum bisa dikonfirmasi.

Diketahui, kondisi Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang dekat Kampus UNIMED sangat memprihatinkan.

Terdapat kubangan air bercampur lumpur sepanjang 30 meter di ruas Jalan Willem Iskandar.

Akibat jalan yang cukup jelek, membuat warga yang melintas sangat berhati-hati.

Kendaraan seperti mobil maupun sepeda motor, lebih memilih berjalan di ruas jalan yang pas-pasan di sebelah kanan agar tidak masuk ke kubangan lumpur.

Akibatnya, saat melewati jalan tersebut sempat terjadi penumpukan di ruas jalan yang rusak.

Bahkan, seorang ibu dan anaknya yang akan pergi ibadah ke Gereja terpaksa harus maju lebih jauh saat menyetop angkutan umum.

Ia terlihat berjalan lebih jauh dari tempat menyetop dan memilih naik di area jalan yang tidak berlumpur.

Beberapa truk besar yang melintas, membuat percikan lumpur naik ke permukaan jalan.

Kondisi ini semakin diperparah saat terjadi hujan deras.

Di mana jalan menjadi banjir dan rata sehingga membuat pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati agar tidak terjerembab masuk ke dalam lubang.

Kalau terus dibiarkan begini, tak menutup kemungkinan bakal ada korban yang terjatuh akibat lubang tersebut.

Seorang warga yang melintas bernama Indra mengaku sudah lama melihat Jalan Willem Iskandar ini banyak berlubang.

"Mungkin karena jumlah kendaraan yang melintas sangat banyak, terlebih truk-truk besar sering melintas membuat jalan ini jadi rusak," kata Indra, Minggu (25/4/2021).

"Apalagi kalau hujan disini selalu banjir, jadi air yang tergenang membuat aspal mudah lapuk dan terkelupas," tambahnya.

Indra pun berharap ada perhatian dari pemerintah agar Jalan Willem Iskandar bisa segera diperbaiki.

"Kalau bisa cepatlah diperbaiki, jangan sampai tunggu ada korban dulu baru pemerintah ini bertindak," jelasnya.

Warga lainnya, Isna mengatakan ruang Jalan Willem Iskandar memang sudah lama sekali dibiarkan rusak. Beberapa kali dilakukan penambalan tetap kembali berlubang.

"Sudah dari dulu begini, ditempel rusak lagi, ditempel rusak lagi. Sudah parah sekali begini tetapi pemerintah cuek saja, seperti tidak peduli," ujar Isna.

Ia pun mengatakan, jika mobil yang lewat terancam rusak karena jalan berlubang cukup dalam. Belum lagi menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

"Makanya saya males kalau lewat sini, bisa rusak mobil. Lubangnya dalam kali, belum lagi kalau hujan tergenang," katanya.

Isna berharap Jalan Willem Iskandar segera diperbaiki sehingga warga yang lewat dapat merasa lebih nyaman.

"Ya yang pasti diperbaiki lah, jangan dibiarkan berlarut begini. Kalau gini kan kita jadi prasangka buruk ke pemerintah, ada apa, padahal setiap tahun anggaran itu ada, tapi kok jalan rusak enggak kunjung diperbaiki," ketusnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved