Breaking News:

Pengusaha Bus Mengeluh Soal Larangan Mudik, Minta Taksi Gelap yang Merajalela Ditindak

Meski demikian Martua beserta manajemennya tetap mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka Covid-19.

HO / Tribun Medan
Martua Ambarita saat bercerita tentang larangan mudik yang berimbas pada pendapatan perusahaannya di Terminal Terpadu Amplas, Jalan Timbang Deli, Medan Amplas, Sumatra Utara pada Rabu (28/4/2021).   

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peraturan pemerintah yang melarang angkutan umum beroperasi saat lebaran membuat pengusaha transportasi darat khususnya bus nyaris gulung tikar. 

Pasalnya, momentum yang paling ditunggu-tunggu untuk meraup keuntungan justru harus dilewatkan karena  pemerintah resmi melarang mudik lebaran tahun 2021 yang berlaku mulai pada 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

Salah satu manajemen bus Sejahtera, Martua Ambarita menyatakan keberatannya atas keputusan pemerintah tersebut.

Menurutnya dalam hal ini pemerintah terkesan tidak adil karena bus manajemennya merupakan bus pariwisata ke wilayah Danau Toba justru ikut dilarang.

Padahal, kata dia, sebelumnya sempat mendengar pernyataan bahwa tujuan perjalanan ke tempat wisata masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan.

Ia juga menyoroti soal diperbolehkannya rute kendaraan yang mendapatkan izin operasi karena masuk ke dalam wilayah pengecualian yakni, Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo.

Padahal jika berbicara soal tempat wisata, Danau Toba seharusnya menjadi prioritas karena akan menjadi salah satu tujuan warga yang dilarang mudik ke luar daerah.

"Mengenai transportasi darat Sumatera Utara ini ada diskriminasi, kenapa kok karo bisa, Langkat bisa sementara ini kan kita tujuan kita pergi kita tujuan wisata Parapat," kata Martua Ambarita saat ditemui di Terminal Terpadu Amplas pada Rabu (28/4/2021).

Selain itu ia juga mempertanyakan soal komitmen pemerintah dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19 yang belum menurun di Sumatra Utara.

Menurutnya pemerintah harus memiliki tindakan tegas dan tidak tebang pilih dalam menentukan jenis kendaraan yang diperbolehkan beroperasi selama lebaran.

Halaman
12
Penulis: Fredy Santoso
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved