Breaking News:

Penggerebekan Swab Antigen Bekas di KNIA

5 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tes Antigen Daur Ulang, Keuntungan Pelaku Capai Rp 1,8 Miliar

"Dari hasil pengembangan kita menetapkan lima tersangka dalam pelanggaran UU kesehatan," ujarnya, Kamis (29/4/2021)

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Irjen pol Panca Putra saat mewawancarai saksi dalam proses pengaplikasian alat rapid Antigen, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus daur ulang rapid Antigen yang berhasil dibongkar petugas Polda Sumut, di Bandara Kualanamu, turut mengamankan lima orang tersangka.

Di mana dugaan penggunaan alat rapid test antigen daur ulang ini diungkap setelah petugas melakukan pengembangan dan menggeledah laboratorium Kimia Farma Bandara Internasional Kualanamu.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, mengatakan para tersangka yakni PC kepala pelayanan dan merangkap bisnis manager dan empat orang lainnya yakni DP, SP, MR dan RN.

"Dari hasil pengembangan kita menetapkan lima tersangka dalam pelanggaran UU kesehatan," ujarnya,
Kamis (29/4/2021) di lapangan Apel Mapolda Sumut.

Kelima tersangka yang diamankan petugas termasuk seorang bisnis manager Kimia Farma Medan diamankan dari laboratorium Kimia Farma di Jalan Kartini Medan dan laboratorium Bandara Kualanamu.

Lebih lanjut dikatakan Kapolda penyelidikan dugaan penggunaan alat rapit test daur ulang itu turut diamankan barang bukti hasil pelanggaran berupa alat swab daur ulang.

Lalu petugas juga amankan barang bukti lain seperti alat swab baru dan uang tunai hasil penjualan.

"Ada barang bukti yang diamankan dari lab bandara Kualanamu, barang bukti dari laboratorium Kimia Farma Medan Kartini. Dan kami juga amankan hasil penjualan alat daur ulang," ucapnya.

Masih dikatakan Irjen Panca Putra, dalam sindikat ini, para pelaku sudah menjalani sejak Desember 2020 lalu.

"Praktik daur ulang alat rapid test antigen itu telah berjalan sejak bulan Desember 2020. Untuk keuntungan mencapai Rp 1,8 Miliar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved