Breaking News:

Bupati Terbit Siap Laksanakan Instruksi Jokowi untuk Larang Warga Langkat Mudik Lebaran

Bupati Langkat Terbit Rencana siap larang warga Langkat untuk mudik lebaran, sesuai instruksi Presiden Jokowi.

Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana (CM) | Editor: Mikhael Gewati (CM)
Dok. Humas Pemerintah Kabupaten Langkat
Bupati Langkat Terbit Rencana beserta jajaran saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) kepala daerah seluruh Indonesia secara daring dari ruang Langkat Command Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, pada Rabu (28/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Bupati Langkat Terbit Rencana menyatakan siap melaksanakan instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) untuk mencegah masyarakat di Kabupaten Langkat melakukan mudik lebaran.

Dalam melaksanakan instruksi tersebut, Bupati Terbit akan berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi Kepala Polisi Resor (Kapolres) Langkat, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0203 Langkat, serta instansi terkait lainnya.

“Aksi nyata tidak mudik, (akan dilaksanakan dengan) melakukan penyekatan di daerah perbatasan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dengan Langkat di Kecamatan Besitang dan di daerah perbatasan Kota Binjai," ujar Terbit.

Hal tersebut disampaikan saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) kepala daerah seluruh Indonesia secara daring dari ruang Langkat Command Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, pada Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Antisipasi Mudik Lebaran, Polda Sumut Perketat Keamanan di 73 Titik di Sumatera Utara

Sementara itu, dalam rakor daring tersebut Presiden Jokowi mengingatkan seluruh kepala daerah agar memperketat protokol kesehatan (prokes) di wilayah masing-masing dan menghimbau masyarakat agar tidak mudik.

"Saya ingatkan kepala daerah, yang terpenting adalah bukan sekat sana sini, tetapi yang harus kita terus lakukan adalah aksi nyata meningkatkan prokes secara ketat," ujar Jokowi melalui zoom meeting.

Presiden berharap, seluruh kepala daerah dapat menurunkan angka penyebaran virus Covid-19 di wilayah masing-masing dengan melaksanakan aksi nyata.

“Saya instruksikan kepada masing-masing kepala daerah (untuk) menahan warganya (agar) tidak mudik di tahun ini. Mengingat tradisi kita yang selalu mudik di hari-hari besar seperti Idul Fitri," katanya.

Baca juga: Mal di Medan Antisipasi Lonjakan Pengunjung Imbas Larangan Mudik Lebaran

Dokumentasi rapat koordinasi (rakor) kepala daerah seluruh Indonesia secara daring dari ruang Langkat Command Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, pada Rabu (28/4/2021).
Dokumentasi rapat koordinasi (rakor) kepala daerah seluruh Indonesia secara daring dari ruang Langkat Command Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, pada Rabu (28/4/2021). (Dok. Humas Pemerintah Kabupaten Langkat)

Presiden Jokowi juga mengatakan, Indonesia perlu belajar dari India yang saat ini tengah mengalami masa sulit karena kasus penyebaran virus Covid-19 sangat tinggi. Hal ini terjadi karena India mengabaikan prokes di hari besar.

"Sekecil apa pun, kita ikuti angkanya, ikuti perkembangan harian dan hati-hati dengan konsentrasi massa di libur panjang Idul Fitri nanti," tegasnya.

Selain membahas larangan mudik dan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, Jokowi juga membahas tentang perkembangan ekonomi.

Turut hadir dalam rakor daring tersebut, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin dan Kapolres Langkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edy Suranta Sinulingga.

Baca juga: Dilarang Beroperasi Saat Mudik Lebaran, Sopir Bus Berharap Bantuan Seperti Pekerja Lainnya 

Hadir pula perwakilan Kodim 0203/Langkat Kapten Inf. Iroma Harahap, Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat Muttaqin Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat Indra Salahudin, serta para pejabat pemda Langkat lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved