Breaking News:

MUI Sumut Perbolehkan Salat Idul Fitri 1442 H di Lapangan Terbuka

Selain itu masyarakat juga dihimbau membawa sajadah masing-masing untuk menghindari penyebaran virus.

Ist/Pemprov Sumut/T ribun-medan.com
Suasana Salat Idul Adha di lapangan Merdeka Medan tahun lalu 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Sumatera Utara memperbolehkan Sholat Idul Fitri Tahun 2021 secara berjamaah.

MUI menganjurkan salat dilakukan di masjid agar tidak menimbulkan kerumunan orang banyak.

Meski demikian, bagi masyarakat yang tetap ingin melakukan salat berjamaah di lapangan terbuka, MUI menganjurkan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam pelaksanaanya MUI menghimbau panitia pelaksana menyediakan kebutuhan protokol kesehatan seperti tempat mencuci tangan, hand sanitizer, serta pemeriksaan suhu tubuh.

Selain itu masyarakat juga dihimbau membawa sajadah masing-masing untuk menghindari penyebaran virus.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Maratua Simanjuntak, mengatakan wilayah Sumatera Utara tergolong aman dari peningkatan jumlah terpapar Covid-19, sehingga sangat memungkinkan untuk melaksanakan salat berjamaah.

Hal itu berbeda dengan wilayah lain yang masih dalam zona merah sehingga pelaksanaan salat idul Fitri dilarang pelaksanaannya.

"Kita sudah ada himbauan sebelumnya soal salat berjamaah. Dan kita juga sudah ada surat edaran dari Kementerian agama yang mengatakan boleh melaksanakan salat berjamaah di lapangan maupun di masjid. Dengan demikian, kita di Sumatera Utara berprinsip boleh melakukan," katanya saat dihubungi melalu telepon seluler pada Kamis (29/4/2021).

Meski demikian ia juga tak melarang kalau ada masyarakat yang ingin melaksanakan salat berjamaah dirumah bersama keluarga asalkan memahami tatacara pelaksanaan salat idul Fitri itu sendiri.

Menurutnya tidak semua orang bisa menjadi seorang khatib dalam pelaksanaan salat idul Fitri.

"Kalau di Sumatera Utara, di masjid lah, karena belum tentu orang bisa melaksanakan salat Ied di rumah. Ya itu kan perlu ada khatibnya imamnya gitu dan untuk jadi khatib itu belum tentu semua bisa," katanya.

Untuk pelaksanaannya sendiri MUI Sumut juga telah berkordinasi dengan kepolisian serta satgas Covid-19 agar membantu memantau pelaksanaan salat idul Fitri supaya tidak menimbulkan kluster baru penularan Covid-19.

Informasi sebelumnya, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan, shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19 sebaiknya dilakukan di rumah bersama keluarga.

Sebab, shalat Idul Fitri akan menimbulkan kerumunan kelompok sehingga rentan terjadi penularan virus corona.

(cr25/tribun-medan.com)
 

Penulis: Fredy Santoso
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved