Breaking News:

Optimistis Ekspor CPO Meningkat, Harga TBS Kelapa Sawit Menguat Pekan Ini

Selain TBS, Rata-rata harga Crude Palm Oil (CPO) Sumut juga mengalami peningkatan per pekan ini menguat Rp 604 menjadi Rp 11.201 per kg.

Optimistis Ekspor CPO Meningkat, Harga TBS Kelapa Sawit Menguat Pekan Ini
Tribun Medan
Pekerja menyusun Tandan Buah Sawit (TBS) ke dalam truk.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumut mengalami tren peningkatan pada pekan ini. Tercatat, harga TBS mencapai Rp 2.566 per 28 April hingga 3 Mei 2021.

Selain TBS, Rata-rata harga Crude Palm Oil (CPO) Sumut juga mengalami peningkatan per pekan ini menguat Rp 604 menjadi Rp 11.201 per kg.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut optimistis tren peningkatan harga ini terus berlanjut dan akan berdampak pada peningkatan nilai ekspor CPO.

Sekretaris Gapki Sumut Timbas Ginting mengungkapkan bahwa saat ini permintaan CPO sedang bertambah, terutama dari China.

“Jadi mengacu ke situ, permintaan dari RRC naik ya jadi tentu berpengaruh dengan harga. Ini kan hukum jual-beli,” ungkap Timbas, Rabu (28/4/2021).

Volume dan nilai ekspor CPO Sumut pun diprediksi makin meningkat seiring dengan disepakatinya perdagangan bebas antara Indonesia dengan Swiss melalui sebuah referendum pada 7 Maret 2021 lalu.

Baca juga: Kenaikan Harga Jual CPO dan Karet Dorong Perbaikan Ekspor di Sumut

Dikatakan Timbas, pada tahun 2020 peningkatan harga CPO dan turunannya membuat nilai ekspor dari Sumut naik 10,54 persen dibandingkan tahun 2019.

Pada tahun 2020, nilai ekspor CPO dan turunannya dari Sumut mencapai US$ 2,52 miliar atau naik sebesar US$ 240 juta dibandingkan nilai ekspor di tahun 2019 yang sebesar US$2,28 miliar. Jumlah ini memberi andil sebesar 31,17 persen terhadap ekspor Sumut.

Untuk mempertahankan tren peningkatan harga tersebut, Timbas mengharapkan Pemerintah Pusat konsisten dalam mengembangkan biodiesel dari kelapa sawit.

Menurutnya, bila produk turunan kelapa sawit lebih banyak dimanfaatkan di dalam negeri, volume ekspornya pun akan berkurang. Hal ini membuat permintaan produk kepala sawit di pasar global semakin tinggi.

Halaman
123
Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved