Breaking News:

Pelabuhan Teluk Nibung Tak Layani Arus Mudik Indonesia-Malaysia di Tahun 2021

Hanya saja, saat ini ia masih berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai untuk mengeruk sungai.

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Pelabuhan Terminal Teluk Nibung Kota Tanjungbalai belum dapat beroperasi di Idul Fitri 2021 untuk melayani arus mudik 

TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Pelabuhan Terminal Teluk Nibung yang terletak di Kota Tanjungbalai belum dapat melayani arus mudik antar negara keluar ataupun masuk Indonesia - Malaysia.

Hal itu dikarenakan pandemi covid-19 yang saat ini masih melanda Indonesia. Terlihat pelabuhan yang memiliki konstruksi megah ini tidak beroperasi. 

Pintu-pintu pelabuhan terlihat di gembok dan di kunci. Manager Umum Pelindo I Tanjungbalai Asahan, Khudri Al Akbar menjelaskan pelabuhan di tutup sejak maret 2020 lalu.

"Pelabuhan Terminal Teluk Nibung masih belum dapat menerima pelayanan arus mudik, sebab ditutup sejak 15 maret 2020 lalu akibat pandemi covid-19," ujar Akbar, Kamis(29/4/2021).

Kata Akbar, Pelabuhan yang dapat menampung 600 orang penumpang dalam sekali kedatangan ini belum diketahui kapan akan di buka

"Belum di tentukan waktu di buka. Kalau Malaysia buka, kami bisa buka. Kemudian tanya mengenai izin bisa atau tidak," ujarnya.

Ujarnya, saat ini ia tidak mengetahui dimana posisi kapal yang biasa di pelabuhan Teluk Nibung. 

"Kapalkan swasta, nah itu bagaimana mereka sekarang kami juga tidak tahu, karenakan kapal setiap hari harus hidup mesin," katanya. 

Hanya saja, saat ini ia masih berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai untuk mengeruk sungai.

"Jadwal hanya dua kaki, pukul 09.00-10.00 wib keberangkatan, Pukul 16.00-17.00 kedatangan. Itu karena ikut pasang surut air.

Jadi berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai untuk mengeruk pasir di sungai Asahan ini karena kapal tidak dapat menepi karena dangkal," pungkasnya.

Sedangkan, dari amatan Tribun Medan, pelabuhan yang sudah bertaraf internasional ini terlihat megah dan memiliki fasilitas yang memadai, seperti mushola, tempat Karantina dan sebagainya.

Namun di sayangkan, saat ini pelabuhan tersebut tidak dapat beroperasi. 

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved