Breaking News:

Sempat Melarikan Diri Saat Ditangkap, Kini Aseng Divonis 8 Tahun Penjara

"Menjatuhkan terdakwa Saprizal alias Aseng dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 1 milyar, subsider 3 bulan penjara," vonis hakim.

TRIBUN MEDAN/GITA
Sidang vonis terdakwa Saprizal alias Aseng di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sempat melarikan diri saat ditangkap transaksi sabu, kini Saprizal alias Aseng, dihukum pidana penjara selama 8 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (29/4/2021).

Majelis hakim yang diketuai Ali Tarigan menilai, warga Desa Tanjung, Deli Serdang itu terbukti bersalah menjadi perantara jual beli sabu, sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 114 ayat (2)  UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan terdakwa Saprizal alias Aseng dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 1 milyar, subsider 3 bulan penjara," vonis hakim.

Usai mendengar vonis tersebut, terdakwa pun menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Delyanti menuturkan bahwa perkara itu, bermula pada hari Selasa tanggal 10 Nopember 2020 anggota Kepolisian Polda Sumut, mendapat informasi dari masyarakat bahwa di daerah Dusun IV Gang Tampok Desa Tanjung Selamat  Kecamatam Sunggal, sering terjadi peredaran gelap Narkotika yang dilakukan oleh Aseng.

Selanjutnya, saksi Aipda Antonio R. Ginting pun menyamar sebagai pembeli untuk melakukan pembelian terselubung (under cover buy), yang mana saksi  bersama rekan setim yang lain menyepakati bahwa nanti Antonio, akan memberi tanda berupa miskol, kepada saksi Angga, sebagai tanda untuk melakukan penangkapan. 

"Kemudian pada 10 November 2020,  Antonio menelpon Aseng memesan sabu 10 Gram dengan harga Rp 625 ribu pergamnya. Sekira pukul 19.30 WIB terdakwa mengajak Antonio, untuk bertransaksi ke belakang sebuah rumah dan kemudian saksi dan rekan setim yang lain mengikuti sambil menjaga jarak," kata Jaksa.

Tak lama kemudian saksi  me”miskol” saksi Angga dan rekan-rekan setim masuk dan melakukan penangkapan terhadap Aseng  tersebut, namun terdakwa berusaha melarikan diri ke arah depan, melalui samping rumah tersebut namun berhasil ditangkap dan  serta menyita barang bukti sabu 9,3 Gram,

"Saat diinterogasi Aseng mengaku sabu didapat dari TH dan apabila sabu tersebut berhasil terdakwa jual ia akan mendapatkan keuntungan sebanyak Rp 250 ribu," pungkas Jaksa.

(cr21/tribun-medan.com) 

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved