Breaking News:

Viral Medsos

KETIKA Bobby Pecat Kadisnya, Gubernur Edy Rahmayadi: Itu Wewenang Kepala Daerah Memilih Pejabatnya

Romo H.R Muhammad Syafi'i menuliskan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dituding sudah ketularan kebiasaan bohong.

Editor: Abdi Tumanggor
HO/TRIBUN
Romo, Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution 

"Wewenang memilih kepala dinas itu kan gubernur, wali kota atau bupati. Mereka yang memilih usernya. Mereka yang memilih pejabatnya," ujar Edy Rahmayadi.

Ia pun meminta anggota DPR RI yang peduli dengan Sumatera Utara boleh memberikan masukkan terkait siapa yang dipilih sebagai kepala dinas. Namun tak bisa mengintervensinya.

"DPR yah memantau. Kalau ada yang tidak beres, bisa memberikan masukkan," ujar Edy Rahmayadi.

Edwin Dicopot Karena Kinerja Buruk

Berdasarkan daftar pejabat eselon II di Pemerintah Kota Medan, Edwin menjabat menjadi Kadis Kesehatan sejak 2019, di mana sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan. 

Berdasarkan Nomor Induk Pegawai (NIP), Edwin merupakan kelahiran 15 Agustus tahun 1961 yang artinya usianya akan genap 60 tahun pada Agustus 2021 nanti, dan akan memasuki masa pensiun. 

"Memang beliau (Edwin) akan pensiun 4 bulan lagi. Karena bulan 8 nanti usianya genap 60 tahun," ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap kepada tribun-medan.com, Selasa (27/4/2021). 

Muslim pun mengatakan, alasan Bobby Nasution mencopot Kadis Kesehatan Kota Medan ini adalah karena kinerja yang buruk. 

"Alasannya karena kinerjanya tidak baik, dia juga sudah sampaikan itu. Kalau tidak ada alasan mana mungkin dicopot," kata Muslim. 

Diketahui, Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan baru memasuki waktu dua bulan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved