Breaking News:

News Video

Miliki Senjata Api Rakitan, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

Seorang pria ditangkap kepolisian Sektor Medan Baru karena memiliki senjata api rakitan tanpa izin.

Laporan Wartawan Tribun-Medan/ Fredy Santoso

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria ditangkap kepolisian Sektor Medan Baru karena memiliki senjata api rakitan tanpa izin.

Dari tangan pria paruh baya itu polisi mengamankan senjata api rakitan jenis Valor, berkaliber 22 milimeter.

Wakapolrestabes Medan Irsan Sinuhaji mengatakan, penangkapan dilakukan pada Sabtu (24/4/2021).

Saat digeledah, polisi mendapati satu pucuk senjata api di lantai ruangan tamu dan sejumlah beberapa peralatan seperti obeng.

Irsan mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula saat kepolisian menerima informasi adanya seseorang yang memiliki senjata api rakitan tak berizin.

Setelah itu polisi langsung menangkap Sarwedi di rumahnya yang berada di Jalan Tempuling, Percut Seituan.

"mendapatkan informasi dari masyarakat soal adanya seseorang yang memiliki senjata api. Sehingga atas perintah Kapolsek Kanit Reskrim melakukan penyelidikan ke lapangan," katanya saat memberi keterangan di halaman Polsek Medan baru pada Jumat (30/4/2021).

Berdasarkan keterangan pelaku, ia mengatakan bahwa senpi yang ia miliki didapatnya dari pembongkaran asrama milik TNI Glugur Hong di Kecamatan Medan Timur.

Kepada kepolisian ia mengaku bahwa senjata api rakitan tersebut belum pernah digunakan dan hanya disimpan tanpa dilaporkan kepada pihak berwajib.

Sampai sekarang polisi masih mendalami lebih lanjut kepemilikan sepucuk senjata api rakitan ilegal tersebut.

"Kita sedang dalami apakah terhadap barang bukti ini pernah digunakan oleh tersangka dalam tindakan kejahatan. Dan sudah berapa lama," tutupnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni, sepucuk senjata api jenis Valor B 6.1, dua butir peluru kecil, dua buah obeng, dua per kecil, dua buah baut cacing, dua besi mini serta satu perkakas senjata api.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 2 ayat 1 undang-undang Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara sepuluh tahun kurungan.

(Cr25)

Penulis: Fredy Santoso
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved