Breaking News:

Satgas Covid-19 Kabupaten Toba Wajibkan Surat Bebas Covid bagi Wisatawan yang Berkunjung

Secara tegas, ia meminta seluruh desa menghidupkan posko-posko Desa guna menghindari pendatang yang pembawa Covid-19. 

TRIBUN MEDAN/ VICTORY
Pantai Lumban Bulbul kawasan Balige, Kabupaten Toba 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Toba dr Pontas Batubara menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya memperketat protokol kesehatan.

Dengan demikian, ia menyarankan agar pengunjung yang diterima di kawasan Toba adalah pengunjung yang ber KTP Toba. 

Hal ini juga telah disampaikan dalam surat edaran Bupati Toba Poltak Sitorus terkait pengetatan protokol kesehatan yang disampaikan kepada setiap kepala Desa dan Camat serta yang berkaitan dengan wisata di Kabupaten Toba

"Yang pertama, ini kluster kita ini kluster perkantoran dan kluster rumah tangga. Nah langkah-langkah yang kita coba lakukan adalah yang pertama membuat surat edaran untuk pengetatan protokol kesehatan,” ujar Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Toba dr Pontas Batubara saat disambangi di Kantor BPBD Kabupaten Toba pada Jumat (30/4/2021). 

Secara tegas, ia meminta seluruh desa menghidupkan posko-posko Desa guna menghindari pendatang yang pembawa Covid-19. 

"Ditambah tadi itu, tempat-tempat wisata kita jaga, kita aktifkan kembali posko-posko Desa di tempat wisata. Kemudian, membatasi pengunjung. Maksudnya membatasi pengunjung adalah kami menyarankan kepada posko-posko desa hanya menerima pemgunjung berKTP Toba,” sambungnya. 

Dengan demikian, para pengunjung harus memperlihatkan surat keterangan sehat atau bebas Covid-19. 

"Karena sekarang ini kan sudah keluar surat edaran yang diharuskan untuk pelaku perjalanan  itu harus dilengkapi keterangan sehat atau keterangan bebas Covid-19," ungkapnya. 

"Antara lain swab antigen itu memang yang harus dipunyai apabila bepergian di situasi pengetatan arus mudik atau pulang karena liburan Ramadhan," sambungnya.

Sama halnya dengan hotel-hotel yang ada di Kabupaten Toba, pihaknya akan meminta pertanggungjawaban perihal penanggulangan Covid-19. 

"Untuk hotel-hotel sendiri, kami nanti mencoba berkoordinasi karena mereka sendiri sudah punya Satgas Covid-19. Kita akan mencoba pertanggungjawaban apa saja yang mereka lakukan kepada pengunjung atau penginap yang datang ke hotel tersebut," lanjutnya. 

"Kami juga akan nanti melakukan random rapid test antigen ke beberapa hotel yang memang kita patut lihat sekarang yang ramai. Nah pelaksanaan-pelaksanaan seperti ini dengan kerjasama dengan TNI - Polri menekankan pentingnya kembali ke prokes yang ketat," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com) 

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved