Breaking News:

14 Mahasiswa yang Demo May Day Ditangkap, Kini Rekannya Bertahan di Polrestabes Medan

"Ada Intel yang memfoto - foto. Lalu tiba - tiba, orang yang foto - foto itu tiba - tiba masuk ke massa untuk menangkap," ucapnya. 

Goklas / Tribun Medan
Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Ramehuni (Rakyat Melawan Hancurkan Tirani) sedang menunggu di depan Polrestabes Medan karena 14 mahasiswa ditangkap, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Ramehuni (Rakyat Melawan Hancurkan Tirani) ditangkap oleh pihak Polrestabes Medan saat menggelar aksi memperingati hari buruh di Jalan Juanda, Kecamatan Medan Kota, Sumatra Utara, Sabtu (1/5/2021) siang. 

Steven Jordan Siallagan selaku massa aksi menjelaskan sebelumnya massa aksi berkumpul di depan pintu satu Universitas Sumatera Utara. Aksi dimulai sekitar pukul, 12.00 WIB. 

"Jadi awalnya kami aksi di depan USU. Di situ kami orasi menuntut Omnibus Law segera dicabut karena merugikan buruh dan masyarakat," ujarnya kepada Tribun Medan saat diwawancara di USU. 

Massa aksi pun langsung melakukan long march dari USU menuju jalan Juanda. Dia mengungkapkan pengunjuk rasa sempat melakukan aksi bakar ban sembari menumpahkan keluh kesah kepada pemerintah di simpang brimob. 

Setelah dari simpang brimob dan menjalani jalan Juanda, pengunjuk rasa pun mulai diikuti oleh (diduga) pihak inteligen dari luar barisan massa. Bahkan ada satu orang polisi yang mengkawal aksi. 

"Ada Intel yang memfoto - foto. Lalu tiba - tiba, orang yang foto - foto itu tiba - tiba masuk ke massa untuk menangkap," ucapnya. 

Pengunjuk rasa pun sentak langsung berpencar. Terjadi aksi saling kejar antara kepolisian dan mahasiswa. Menurutnya sempat terjadi pemukulan, bahkan pihak kepolisian meneriakkan kata yang tidak senonoh kepada mahasiswa. 

"Sampai saat ini ada 14 orang yang di list yang diduga ditangkap kepolisian. Untuk langkah tindak lanjut kami akan me Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dulu baru menjemput kawan - kawan ke Polrestabes Medan," sebutnya. 

Berdasarkan foto aksi yang didapat Tribun Medan terlihat puluhan massa aksi berjejer di bahu jalan saat menggelar unjuk rasa.

Tampak sembari menenteng sepanduk yang bertuliskan, "Wujudkan Ekonomi Kerakyatan dan Hentikan Kriminalisasi Rakyat". 

Diketahui, sampai saat ini mahasiswa yang tergabung dari Ramehuni sedang berada di depan Polrestabes Medan. Sementara LBH Medan mencoba untuk melakukan pendampingan hukum agar mahasiswa yang ditangkap dapat segera dikeluarkan. 

"Kami harap pihak kepolisian mengeluarkan kawan - kawan. Karena kami hanya menyuarakan aspirasi berkaitan dengan hari buruh," katanya. 

(cr8/tribun-medan.com) 

Penulis: Goklas Wisely
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved