Breaking News:

Longsor di Batangtoru

200 Personil Gabungan Dikerahkan Mencari Korban Longsor PLTA Batangtoru yang Masih Tertimbun

Kemudian sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batangtoru. Akibatnya, dikabarkan 13 orang hilang karena tertimbun material longsor. 

TRIBUN MEDAN / ist
Petugas gabungan melakukan proses evakuasi korban longsor di Tapanuli Selatan, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, TAPSEL - Tim gabungan TNI, Polri dan SAR, hingga kini masih melakukan proses evakuasi korban longsor di PLTA Batangtoru, Desa Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (1/5/2021).

Sejauh ini, petugas gabungan telah menemukan tiga korban longsor dalam keadaan meninggal dunia.

Untuk memaksimalkan pencarian para korban yang dikabarkan masih ada 10 orang dinyatakan tertimbun longsor, petugas mengerahkan eksavator.

Untuk pemaksimalan pencarian para korban, Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak memerintah untuk mengoptimalkan Tim SAR Gabungan.

Irjen pol Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, tim gabungan dari Polres Tapanuli Selatan, TNI, BPBD, Batalyon C Brimob Polda Sumut, Basarnas dan masyarakat terus berupaya melakukan pencarian 10 korban.

"Lebih kurang 200 personil gabungan dipimpin Kapolres Tapsel, AKBP Roman S Elhaj dan Dandim Tapsel. Hingga kini tim masih berupaya melakukan pencarian korban longsor itu," katanya.

Lanjut Kabid Humas, Kombes Pol Hadi Wahyudi dalam musibah longsor itu, ia mengungkapkan 10 orang masih belum ditemukan dalam musibah longsor di PLTA Batangtoru. 

Namun, pada Jumat (30/4/2021) kemarin, tim gabungan berhasil menemukan tiga korban longsor dalam kondisi meninggal dunia.

"Karena struktur tanah labil sehingga diturunkan alat berat untuk mempermudah pencarian korban yang belum ditemukan. Kita perkirakan 10 orang yang belum ditemukan," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, musibah longsor tersebut terjadi usai hujan melanda pada Kamis (29/4/2021). 

Kemudian sebagian material longsor jatuh ke dasar Sungai Batangtoru. Akibatnya, dikabarkan 13 orang hilang karena tertimbun material longsor. 

Selanjutnya, tim gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, masyarakat, perusahaan dan pihak terkait lainnya yang mendapat laporan terjadinya musibah longsor bergerak cepat menuju lokasi melakukan evakuasi.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved