Breaking News:

Viral Medsos

Air Mata Tumpah saat Anak Balita Serda Nugroho Pamit: Afin Pulang Dulu, Dadah Ayah, Sehat Ya Ayah. .

Isak tangis istri Serda Laut Dwi Nugroho pecah saat upacara tabur bunga atas musibah duka tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Kolase Tribun-medan.com/Istimewa
Keluarga ABK KRI Nanggala-402 melakukan tabur bunga di laut, pada Sabtu, 1 Mei 2021. Para keluarga mengucapkan salam perpisahan. Satu di antara istri ABK tak bisa membendung tangsinya kala sang anak masih usia balita mengucapkan kata-kata perpisahan. Afin, anak dari Serda Dwi Nugroho. 

Anak Serda Dwi Nugroho, yang bernama Afin, masih balita pun ikut menaburkan bunga untuk sang ayah sambil digendong ibunya. "Afin pulang dulu, yah," ujar Afin mengulangi kata-kata sang ibunda. "Dadah ayah, sehat ya ayah," ujar Afin mengakhiri kata-kata perpisahannya sambil melambaikan tangganya.

TRIBUN-MEDAN.COM -- Isak tangis istri Serda Laut Dwi Nugroho pecah saat upacara tabur bunga atas musibah duka tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.

Sambil menggendong putranya, istri Serda Dwi Nugroho menangis sesenggukan saat menjelaskan soal kepergian suaminya pada sang anak.

Serda Dwi Nugroho merupakan prajurit KRI Nanggala 402 asal Rembang. Ia wafat meninggalkan satu istri dan dua anak yang masih berusia 7 tahun dan 3 tahun.

Upacara tabur bunga ini digelar di atas KRI dr. Soeharso, untuk menghormati 53 awak kapal yang gugur bersama tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di wilayah perairan Bali, Jumat (30/04/2021): Artikel telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Tangis Istri Serda Dwi Nugroho saat Tabur Bunga KRI Nanggala, Sikap Anak Bikin Sedih : Dadah Ayah

Upacara tabur bunga digelar tepat 10 hari sejak KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang dan tenggelam.

Prosesi tabur bunga diikuti 150 orang keluarga dari seluruh kru kapal selam KRI Nanggala 402, istri, anak, dan orangtua.

Para keluarga korban berusaha saling menguatkan satu sama lain.

Ada yang memanjatkan doa, ada yang terpaku, ada pula yang berusaha kuat.

Tampak ada keluarga korban yang jatuh pingsan karena tak kuat menahan kesedihan ditinggal anak dan suami tercinta.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved